logo rilis
Libur Lebaran, 302 Cabang Bank Mandiri Tetap Beroperasi
Kontributor
Fatah H Sidik
11 Juni 2018, 18:14 WIB
Libur Lebaran, 302 Cabang Bank Mandiri Tetap Beroperasi
Bank Mandiri. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Bank Mandiri akan tetap beroperasi sepanjang musim libur Lebaran 2018, kecuali Jumat (15/6/2018). Sebanyak 302 kantor cabang perusahaan pelat merah ini, akan melayani nasabahnya.

Namun, kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas, layanan yang disediakan terbatas. Di antaranya, pembukaaan rekening, cek saldo, setor tunai, pemindahbukuan, dan pembayaran jasa pengiriman SPBU-SPBU ke Pertamina.

"Terdapat juga pelayanan transaksi lain, seperti tarik tunai, transfer antarcabang, dan pembayaran bulanan melalui jaringan elektronik (e-channel) Bank Mandiri," ujarnya di Jakarta, Senin (11/6).

Jaringan elektronik itu, meliputi 17.429 unit anjungan tunai mandiri (ATM) serta 60 ribu jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima, dan Visa/Plus. Selanjutnya, 250 ribu unit mesin perekam data elektronik (EDC), layanan online, uang elektronik (e-money), elektornik kas (e-cash), serta manajamen kas (cash management).

Sejak 22 Mei, imbuh Rohan, Bank Mandiri telah meningkatkan pasokan uang tunai hingga 90 persen dari kondisi normal. Nilainya menjadi Rp1,9 triliun per hari di seluruh kantor cabang dan mesin-mesin ATM, khususnya di jalur mudik.

Kondisi ini, akan berlangsung hingga usainya cuti bersama, 20 Juni. "Secara total, kami menyiapkan uang tunai sebesar Rp57,26 triliun untuk persiapan Bulan Ramadan dan Idul Fitri," terang dia.

Bank Mandiri pun menyediakan 62.074 lokasi isi ulang kartu e-money di kota-kota besar, demi kelancaran tradisi mudik. Di antaranya, di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan Bali.

"Top up Mandiri e-money juga sudah dapat dilakukan di 12 gardu tol yang berada di Jabodetabek. Yakni, di Gerbang Tol Cengkareng, Semanggi, Meruya Utama, Pondok Ranji, Pondok Gede Timur, Bekasi Barat 1, Karang Tengah, dan Cibubur," tuntas Rohan.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)