logo rilis

Lewat Wonderful Journey, Indonesia Promosikan Pariwisatanya di Washington
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
22 April 2018, 14:35 WIB
Lewat Wonderful Journey, Indonesia Promosikan Pariwisatanya di Washington
FOTO: Kemenpar

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata tengah gencar melakukan promosi pariwisata ke luar negeri melalui beragam media. Salah satunya, promosi dengan penampilan Wonderful Journey, Wonderful Indonesia pada acara Spring Meeting 2018 IMF-World Bank yang diadakan di markas besar The World Bank, Washington D.C, Amerika Serikat.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar, Nia Niscaya, mengatakan pihaknya mempromosikan 60 lebih paket wisata yang bisa dinikmati selepas acara Annual Meeting IMF-WBG 2018 di Bali pada Oktober mendatang. Promosi dilakukan melalui visualisasi tujuh destinasi wisata dalam paket, pada area keramaian di Washington DC seperti di Dupont Circle dan Foggy Bottom Station.

Visualisasi tersebut ditampilkan melalui puluhan unit Smart Digital Liveboards, di samping publikasi di Washington Post selama Spring Meeting berlangsung, ujarnya. Promosi itu juga diiringi dengan kesiapan pemesanan dalam jaringan paket-paket wisata melalui http://indonesia.travel/ampackages.

Peran Kemenpar pada Spring Meeting IMF-WBG 2018 di Washington DC selain melakukan promosi dan penjualan langsung paket wisata oleh tour operator, juga menyajikan kopi Indonesia pada coffee corner dan demo batik.

"Hal ini dipilih karena batik menjadi pakaian resmi IMF-WBG 2018 bulan Oktober nanti" kata Nia Niscaya di London, Minggu (22/4/2018).

Kemenpar menyambut baik agenda tahunan Annual Meetings International IMF-WBG 2018 yang akan digelar di Nusa Dua Bali pada 8-14 Oktober mendatang. Event yang merupakan pertemuan keuangan tahunan terbesar di dunia yang diadakan Dewan Gubernur International Monetary Fund (IMF) dan World Bank Group (WBG) tersebut diprediksi akan dihadiri sebanyak 15.000 delegasi anggota IMF-WBG dari 189 negara.

Memanfaatkan momentum Annual Meeting IMF-WBG 2018 ini, Kemenpar bekerjasama dengan ASITA dan stakeholders, menyiapkan 60 lebih paket wisata di tujuh destinasi wisata di Indonesia yaitu Bali, Lombok, Yogyakarta, Banyuwangi, Toba, Tana Toraja, Komodo-Flores dan Sumba.

"Paket-paket wisata ini sengaja disiapkan untuk menarik minat peserta dari berbagai negara tersebut untuk tinggal lebih lama di Indonesia setelah beberapa hari meeting untuk menjelajah destinasi wisata di Bali dan destinasi lainnya di Indonesia. Ini juga merupakan sebuah upaya untuk menangkap peluang promosi pariwisata Indonesia kepada segmen pasar Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE)," ujar Nia.

"Oleh sebab itu kami benar-benar serius mempromosikan penjualan paket ini sejak bulan Oktober 2017 lalu dan kembali melakukan penjualan April 2018 ini saat pelaksanaan Spring Meeting IMF-WBG 2018," pungkasnya.

Sumber: Antara


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)