logo rilis
Lemkapi Minta Jangan Seret Kapolri dalam Politik
Kontributor
Sukardjito
02 April 2018, 13:06 WIB
Lemkapi Minta Jangan Seret Kapolri dalam Politik
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Stretegis Kepolisian (Lemkapi), Edi Hasibuan, mengimbau masyarakat tak tarik Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke panggung politik, khususnya kontestasi Pilpres 2019.

“Kami ajak semua pihak untuk tidak menyeret nama Tito ke dunia politik karena itu tidak baik buat polri," kata Edi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (2/4/2018). 
 
Menurutnya, wacana tersebut bisa menggangu profesionalisme Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom, pelindung dan pelayan bagi masyarakat.

Sementara soal pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut nama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sebagai sosok yang pantas menjadi calon wakil presiden (cawapres), Edi menyebutnya ihwal itu sangat wajar.

Ia menjelaskan, pernyataan Mahfud itu keluar karena dia terkesan dengan kinerja bagus yang diperlihatkan Tito.

"Saya kira wajar bila Pak Mahfud MD memiliki pandangan pribadi seperti itu, beliau sepertinya terkesan dengan kinerja Tito yang baik dan jujur," tukasnya. 

Edi berpendapat, kinerja Tito memang bagus dan banyak mendapat apresiasi berbagai pihak. Namun demikian, demi menjaga profesionalitas Polri, Tito sebaiknya tetap dipercaya menyelesaikan tugas sebagai penjaga keamanan. Untuk itu, Edi meminta sejumlah pihak untuk tidak menyeret nama Tito ke ranah politik

Terlebih, Tito sendiri tidak memiliki keinginan untuk masuk dalam dunia politik. Hal ini terlihat dari pengakuan tito dalam sejumlah pertemuan yang menegaskan sama sekali tidak tertarik menjadi cawapres. 

"Tito ingin mengabdi di lembaga pendidikan setelah menyelesaikan tugas sebagai Kapolri," tutupnya.


500
komentar (0)