logo rilis
Bersama Balitbangtan, Perusahaan Ini Kembangkan Benih Kelapa Hibrida
Kontributor
Intan Nirmala Sari
12 April 2018, 21:48 WIB
Bersama Balitbangtan, Perusahaan Ini Kembangkan Benih Kelapa Hibrida
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— PT. Bulungan Citra Agro diwakili Joe Pang, berkunjung ke Balit Palma untuk menindak lanjuti kerja sama penyiapan benih kelapa hibrida pada Kamis (5/4/2018). Diskusi dipimpin oleh penanggung jawab kegiatan Miftahorrachman, yang turut dihadiri peneliti, kepala kebun dan staf terkait. Sebelumnya, pada 10 Januari 2018, Joe Pang telah melakukan kunjungan pendahuluan untuk membicarakan rencana pemesanan benih kelapa yang disepakati melalui Nota Kesepahaman Juli 2017.

Dalam paparannya, Miftahorrachman menyajikan perkembangan kegiatan yang telah dimulai sejak Maret 2018 tersebut, seperti seleksi pohon induk sebagai sumber polen dan pengambilan bunga jantan di Kebun Percobaan Kima Atas, serta preparasi polen. Sedangkan pohon induk betina, dipilih dari koleksi kelapa genjah Raja (GRA) dan genjah Kuning Bali (GKB) yang ada di Kebun Percobaan Mapanget. Pada pekan pertama April, telah dilakukan proses emaskulasi pada tanaman terpilih.

Selanjutnya, Joe Pang melihat secara langsung proses preparasi polen di Laboratorium Pemuliaan dan Molekuler, Balit Palma. Semua tahapan, dilakukan secara teliti oleh para teknisi yang selama ini berpengalaman menyiapkan polen untuk materi perakitan kelapa unggul, maupun persilangan kelapa hibrida sebagai sumber benih.

Diperkirakan, benih kelapa hibrida ini akan siap untuk dipanen pada April 2019 mendatang. Melalui kegiatan ini, akan dihasilkan kelapa hibrida KHINA-4 dan KHINA-5. Keduanya merupakan persilangan antara kelapa Genjah Raja x dalam Mapanget (KHINA-4) dan Genjah Kuning Bali x Dalam Mapanget. Kelapa hibrida KHINA-4 dan KHINA-5 memiliki potensi produksi > 3,5 ton kopra/hektare/tahun dan telah dirilis pada 2006.

Nantinya, benih kelapa hasil hibridisasi akan ditanam oleh PT. Bulungan Citra Agro di daerah Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Perusahaan ini telah menyiapkan lahan seluas 1000 hektare untuk pengembangan kelapa di daerah pesisir Provinsi bagian Utara Kalimantan. Untuk memenuhi ketersediaan benih kelapa Hibrida pada lokasi tersebut, maka Joe Pang berharap kegiatan hibridisasi ini dapat dilanjutkan sampai lima tahun ke depan. Semoga kerja sama ini akan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan, dan tentunya memberikan kontribusi langsung untuk target capaian lima juta hektare areal kelapa Indonesia ke depan. 

 

Sumber: Humas Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)