Home » Peristiwa » Dunia

Langgar Kedaulatan Udara Qatar, UEA Diadukan ke DK PBB

print this page Jumat, 12/1/2018 | 18:33

Pesawat tempur F-16 milik Uni Emirat Arab. FOTO: f-16.net

RILIS.ID, Doha— Doha mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) soal pelanggaran Uni Emirat Arab (UEA) di wilayah udara Qatar.

Dilansir dari Al Jazeera, representatif Qatar untuk PBB Alya Ahmed Al Thani mengajukan keluhan langsung ke Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa sebuah pesawat tempur milik UEA telah memasuki wilayah udara Qatar secara ilegal.

Alya menekankan bahwa tindakan UEA jelas bertentangan dengan aturan pemerintah, perbatasan dan keamanan, serta hukum internasional.

Dalam keluhan tersebut juga disebutkan bahwa Qatar akan mengambil segala tindakan yang diperlukan sesuai dengan undang-undang internasional untuk melindungi wilayah udara, perbatasan, dan keamanan nasionalnya.

Kantor berita Qatar QNA juga melaporkan, pelanggaran wilayah udara tersebut terjadi pada 21 Desember 2017.

Ketegangan antara Qatar  dengan UEA dipicu oleh pemutusan hubungan diplomatik oleh Dewan Kerja Sama Negara Teluk (GCC) terhadap Doha.

Pada awal Juni tahun lalu, Arab Saudi, UEA, Mesir, dan Bahrain serentak memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, dan menuduh Doha mendukung terorisme karena membantu perjuangan rakyat Palestina di Gaza.

Keempat negara tersebut mengancam menjatuhkan sanksi lebih jauh ke Doha jika gagal memenuhi daftar tuntutan mereka. Salah satu tuntutan tersebut adalah penutupan stasiun televisi Al Jazeera.

Qatar membantah semua tuduhan tersebut, dan menyebut upaya pemblokadean itu sebagai pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan nasionalnya.

Penulis Syahrain F.
Sumber Anadolu Agency

Tags:

qataruni emirat arabDK PBBGCC