logo rilis
La Nyalla Ngaku Setor Rp40 M, Ini Tanggapan Gerindra
Kontributor
Tio Pirnando
11 Januari 2018, 21:33 WIB
La Nyalla Ngaku Setor Rp40 M, Ini Tanggapan Gerindra
Ahmad Riza Patria. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membantah tuduhan La Nyalla Matalitti yang menyebutkan partainya meminta uang sebesar Rp40 miliar sebagai mahar politik untuk didukung pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

Wakil Ketua Komisi II DPR ini mencontohkan, saat Gerindra dukung Jokowi-Ahok di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 lalu, partainya urunan menyumbang uang untuk memenangkan kandidatnya tersebut.

"Saya kasih contoh sederhana saja Pak Jokowi-Ahok, tanya Pak Jokowi ada bayar enggak berkontribusi pada partai? Malah kami dari Partai Gerindra, Pak Prabowo, ikut membantu Rp62,5 miliar. Itu membuktikan, kita justru berkorban untuk kepentingan bangsa," kata Riza di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Tidak hanya itu, lanjut Riza, saat Gerindra mendukung Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jabar 2018, hingga Sudirman Said di Pilgub Jateng 2018, tidak ada satu rupiah pun partainya meminta uang.

"Jadi Gerindra bukan partai minta-minta uang. Tapi sebaliknya berkontribusi. Pak Sudrajat emang punya uang? Pak Sudirman emang ada duitnya? Ayo cek. Kita ini banting tulang, royongan. Justru kami ini di DPR ikut urunan. Kemarin, Anies-Sandi kita semua ikut patungan, kerja sama," tegasnya.

"Enggak cuma pikiran dan tenaga tapi juga ya ikut saweran. Kebersamaan di situ," sambungnya.

Sebelumnya, La Nyalla Matalitti merasa geram karena tidak diberi rekomendasi oleh Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto untuk maju di Pilgub Jatim. Apalagi La Nyalla merasa dimintai uang lebih dahulu sebesar Rp40 miliar.

Dia pun mengancam akan menuntut Prabowo secara hukum. "Saya akan tuntut secara hukum," ujarnya.


#Pilgub 2018
#Pilkada 2018
#Partai Gerindra
#La Nyalla Mattalitti
#Ahmad Riza Patria
#Gerindra
500
komentar (0)