logo rilis
Kunjungi Parlemen Ceko, DPR Tingkatkan Kerjasama Bilateral
Kontributor
Nailin In Saroh
06 September 2019, 19:07 WIB
Kunjungi Parlemen Ceko, DPR Tingkatkan Kerjasama Bilateral
Kunjungan DPR RI ke Parlemen Republik Ceko, Selasa (3/9/2019). FOTO: Humas DPR RI

RILIS.ID, Jakarta— Kebutuhan energi yang terus meningkat setiap tahunnya, serta komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen pada tahun 2030, mendorong DPR RI untuk melakukan kerjasama kesepahaman dengan Parlemen Republik Ceko dalam mengembangkan energi listrik terbarukan. Terutama, pengembangan proyek mobil listrik yang sedang dalam kajian pemerintah Indonesia.

Selain menjaga dan meningkatkan kerjasama antar parlemen, kunjungan muhibah ini juga untuk memperbaiki kebijakan dan pengembangan penggunaan energi terbarukan, termasuk didalamnya pengembangan kendaraan listrik.

Kedatangan Parlemen Indonesia yang di pimpin Wakil Ketua DPR RI Koordinator urusan industri dan Pembangunan, Agus Hermanto, di terima oleh Wakil Ketua Parlemen Ceko, Mr. Vojtech Filip. Selain berkunjung ke parlemen Ceko, delegasi Indonesia juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah industri energi baru terbarukan dan kendaraan listrik di Praha, ibukota Republik Ceko, seperti perusahaan Hydropool, Bowmen, Energo Pro dan skada Auto Companies.

Menurut Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, ada beberapa agenda yang di bawa untuk selanjutnya di tindaklanjuti bersama dengan parlemen republik Ceko. Diantaranya soal energi baru terbarukan, dimana Ceko adalah salah satu negara di Eropa yang memiliki teknologi maju di bidang pengolahan energi listrik.

Agus mengatakan, selain masalah kelistrikan, delegasi kedua negara juga membicarakan masalah kedirgantaraan, peningkatan rute penerbangan dari Jakarta ke Praha, serta ratifikasi kerjasama di bidang kebudayaan kedua negara, yang telah terjalin sejak lama.

“Kedatangan kami ke Republik Ceko adalah untuk meningkatkan kerjasama di bidang energi baru terbarukan, dimana kita ketahui bersama, negara ini memiliki teknologi yang maju dalam pengembangan energi listrik, terutama kendaraan listrik”, ungkap Agus Hermanto, di sela-sela kunjungannya ke parlemen Ceko.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Ceko, Kenssy D. Ekaningsih menyambut baik kunjungan ini dan berharap akan membawa manfaat yang lebih besar lagi bagi kedua negara. 

“Kerjasama parlemen antar kedua negara ini pada dasarnya nanti akan mendukung eksekutif dan yudikatif, dimana kita ketahui bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ceko juga di dukung oleh kerjasama kedua parlemen ini”, kata Kenssy D. Ekaningsih.

Pada bagian lain, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Widya Yudha berharap kerjasama kedua parlemen ini nantinya dapat ditingkatkan, mengingat ada banyak agenda yang bisa di sepakati oleh masing-masing eksekutif kedua negara sebagai kebijakan yang dapat menguntungkan kedua negara. 

Seperti pengembangan mobil listrik, perdagangan, kerjasama di bidang kedirgantaraan serta di bidang kebudayaan, sehingga banyak wisatawan dari Ceko yang berkunjung ke Indonesia, juga sebaliknya.

“Kunjungan terhormat ke Republik, pasti ini akan disetujui hubungan kedua negara. Dan sebagai tindaklanjut dari pembuat kebijakan, kita mendorong pemerintah masing-masing negara, untuk meningkatkan kerjasam perdagangan penuh, termasuk di dalam pemngembangan kendaraan listrik dan sebagainya. ”Ujar legislator asal Partai Golkar ini.

Selain Agus, juga hadir dalam kunjungan ke Republik Ceko, termasuk Ketua Komisi VI DPR RI Dari Fraksi Partai PAN yang membawahi perdagangan, investasi, koprasi dan UKM, dan BUMN, Teguh Juwarno, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dari Fraksi Partai Golkar yang membawahi kebutuhan luar negeri, pertahanan dan informasi, Satya Widya Yudha, serta Anggota komisi V DPR RI Dari Fraksi Partai Demokrat yang membawahi urusan, Perhubungan Perhubungan, Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, BMKG, Dan Pembangunan Desa, daerah dan transmigrasi, Hartanto Edhie Wibowo.

Adapula anggota komisi IV DPR RI Dari Fraksi Partai Demokrat yang membawahi urusan Pertanian, Maritim, Pangan dan Kehutanan, Yus Sudarso, dan anggota Komisi Komisi VII DPR RI, Dari Fraksi Partai Demokrat yang membawahi sumber energi, sumber daya mineral, penelitian dan teknologi dan Lingkungan, Sayed Abu Bakar A. Assegaf.

Untuk diketahui, potensi ekonomi Indonesia sangat mengembirakan, Dimana Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar ke-16 di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk 250 juta. 

Saat ini pemerintah Indonesia telah membuat kemajuan dalam agenda reformasi birokrasi dan pengembangan infrastruktur. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID