logo rilis

Kunjungi Korban Rubuhnya Tembok Sanggar Seni Hidayat, Mendikbud Bawa Bantuan
Kontributor
Elvi R
19 April 2018, 15:20 WIB
Kunjungi Korban Rubuhnya Tembok Sanggar Seni Hidayat, Mendikbud Bawa Bantuan
Mendikbud Muhadjir Effendy mengunjungi korban runtuhnya tembok sanggar seni Hidayat. FOTO: Humas Kemendikbud

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyambangi korban runtuhnya tembok yang menimpa sanggar seni Hidayat di Kabupaten Cirebon, Rabu (18/4 2018). Dalam kunjungannya Muhadjir berharap sekolah seni tersebut terus dijalankan. Karena, sanggar adalah bagian dari wujud nyata pelestarian budaya dan kearifan lokal.

"Ini merupakan wujud konkreat praktik baik pelestarian budaya dan kearifan lokal yang melibatkan sekolah dan masyarakat. Ini sejalan dengan program pemerintah untuk menguatkan karakter siswa," ujarnya di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Selain menjenguk korban meninggal almarhum dalang Suherman (48), pemilik sanggar seni Hidayat Muhadjir juga berziarah ke makam korban meninggal. Salah satu korban meninggal, Muhammad Az Zikri (14), yang merupakan dalang cilik berprestasI dan Arid (13), anak dalang Suherman juga menjadi salah satu korban meninggal. Kepada keluarga para korban meninggal, Muhadjir menyerahkan santunan dari Presiden. 

Sebelumnya, Mendikbud menjenguk korban luka berat, Tri Intan Apriyani (13) di Rumah Sakit Umum Gunung Jati, Cirebon. Siswi kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gegesik ini merupakan salah satu korban selamat yang mengalami luka berat. Rahang dan tulang pahanya patah, dan harus dioperasi. Kepada awak media, Muhadjir menyampaikan kondisi Intan berangsur membaik, stabil dan siap menjalani operasi. 

Kepada orang tua korban, Mendikbud berjanji untuk memberikan beasiswa bagi korban yang merupakan siswa berprestasi. "Untuk bentuk skema beasiswanya nanti akan kami sesuaikan di Kemendikbud. Biasanya beasiswa diberikan sampai tamat SMP," kata Muhadjir. 

Musibah runtuhnya bangunan bekas sarang burung walet yang menimpa para siswa dan pelatih seni tradisional di sanggar Hidayat terjadi pada Senin (16/04/2018), sekitar pukul 10.30 WIB. Musibah ini menelan tujuh korban jiwa, satu luka berat, dan satu luka ringan. Para korban adalah siswa SMP Negeri 1 Gegesik yang sedang berlatih gamelan untuk persiapan kompetisi nasional. 

Diberikan Bantuan Peralatan Gamelan

Muhadjir mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan peralatan gamelan kepada sanggar seni Hidayat yang tertimpa tembok sarang walet. Tak hanya itu, bantuan peralatan kesenian tradisional juga akan diberikan kepada SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 3 Gegesik yang menjadi mitra sanggar seni Hidayat. 

"Dari Bapak Presiden, akan diberikan peralatan gamelan, baik di sekolah korban maupun di sanggar," kata Muhadjir.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)