logo rilis
Kue Bungkul Warnai Menu Buka Puasa Masyarakat Bengkulu
Kontributor
Ning Triasih
19 Mei 2018, 19:00 WIB
Kue Bungkul Warnai Menu Buka Puasa Masyarakat Bengkulu
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Bengkulu— Bungkul ikut meramaikan sajian kuliner untuk berbuka puasa. Bahkan, menu khas Bengkulu ini tengah jadi favorit warga setempat.

"Inilah kue Bungkul, menu favorit buka puasa masyarakat Bengkulu Selatan," ujar Yurdaini (62), pembuat kue Bungkul di Bengkulu Selatan baru-baru ini.

Kemunculan kue Bungkul begitu erat dengan identitas pertanian, sebagai komoditas unggulan. Beras dan santan menjadi bahan utama dalam pembuatan beragam kuliner lokal di daerah itu.

"Bahannya sederhana hanya tepung beras, santan kelapa dan gula aren. Tambahkan pula daun suji sebagai pewarna hijau dan daun pandan untuk mengharumkan.Kemudian dikukus," paparnya.

Ketika Ramadan, anjuran mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa mendongkrak penjualan kue Bungkul. Pembeli tidak hanya warga lokal, tetapi juga luar daerah karena teksturnya yang lembut mirip bubur sumsum mudah diterima.

Lebih lanjut, Yurdaini menjelaskan, hal yang membedakannya kue bungkul dengan bubur sumsum adalah penyajian gula merahnya. Jika bubur susum umumnya gula merah disiram di atasnya, tapi bungkul justru sebaliknya. Gula merah untuk bungkul ada di bawah dengan wadah yang terbuat dari daun pisang.

Untuk bisa mencicipi kue bungku, jajanan ini banyak disuguhkan di Pasar Ramadan di wilayah Bengkulu Selatan dengan harga bervariasi yakni Rp5.000 untuk empat hingga lima bungkul.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)