logo rilis
Kuasa Hukum Berharap Setya Novanto Dibebaskan
Kontributor
Tari Oktaviani
23 Maret 2018, 10:33 WIB
Kuasa Hukum Berharap Setya Novanto Dibebaskan
Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Kuasa Hukum Setya Novanto, Maqdir Ismail, berharap agar Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menuntut kliennya dengan hukuman yang tinggi. Bahkan, ia ingin agar Novanto dibebaskan dari perkara kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

"Tuntutan yang seringan ringannya lah, kalau perlu ya dibebaskan lah," katanya, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Menurutnya, pria yang juga mantan Ketua DPR itu tidak pantas dihukum tinggi. Sebab, ia hanya menjadi fasilitator dalam perkara yang diduga merugikan negara Rp2,3 triliun.

"Penderitaan Pak Novanto ini dan keluarga menurut saya amat luar biasa, apalagi secara ril tidak ada uang yang dia terima. Dia hanya jadi fasilitator. Apakah pantas seorang fasilitator dihukum dengan hukuman yang tinggi? Mestinya tidak, itu tidak adil," ungkapnya.

Sebelumnya, diketahui Setya Novanto didakwa telah kerugian negara Rp2,3 triliun dari proyek e-KTP. Menurut jaksa, Setya Novanto yang dulunya menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar itu, secara langsung atau tidak langsung mengintervensi proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP tahun 2011-2012.

Sejak awal proyek e-KTP telah diatur untuk menggunakan anggaran rupiah murni yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Tujuannya, agar pencairan anggaran membutuhkan persetujuan DPR RI.

Ia pun didakwa melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1.

Editor: Sukma Alam


komentar (0)