logo rilis
KSAU: Zona Identifikasi Pertahanan Udara Segera Diresmikan
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
07 April 2018, 10:55 WIB
KSAU: Zona Identifikasi Pertahanan Udara Segera Diresmikan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna, berharap Air Defense Identification Zone (ADIZ) atau zona identifikasi pertahanan udara bisa segera diresmikan. 

Pasalnya, ADIZ bisa mencakup seluruh wilayah udara nasional, tidak hanya parsial seperti saat ini.

"Mudah-mudahan tidak butuh waktu lama lagi bisa diresmikan ADIZ ini," kata Yuyu saat konpres HUT TNI AU ke-72 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Yuyu mengatakan, zona identifikasi pertahanan udara saat ini masih hanya mencakup wilayah udara di Pulau Jawa saja. 

Hal itu membuat pengawasan wilayah udara nasional kurang maksimal.

"Ini sudah kurang relevan lagi karena sekarang ancaman tidak di Jawa saja," ujar perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1986 tersebut.

Mantan Pangkohanudnas itu menilai, zona identifikasi pertahanan udara perlu diperlebar cakupannya. Sehingga, TNI AU bisa maksimal dalam menjaga pertahanan wilayah udara Indonesia.

"Konsepnya seluruh wilayah Indonesia adalah ADIZ kita. Semua yang masuk harus laporan," ungkapnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang saat itu masih menjabat KSAU mengatakan akan diprogramkan penetapan ADIZ di beberapa titik. 
Beberapa titik itu yakni sebelah utara Natuna dan sebelah selatan Kupang. 

"Tentu ADIZ perlu didukung peralatan, sarana, yang mumpuni, seperti antara lain radar. TNI AU telah mengajukan program yang telah lama diproyeksikan, yaitu penambahan 12 satuan radar," paparnya.

Editor: Kurniati


500
komentar (0)