logo rilis
KSAL Lepas 69 Bus Mudik Keluarga Besar Mabesal
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
09 Juni 2018, 13:40 WIB
KSAL Lepas 69 Bus Mudik Keluarga Besar Mabesal
KSAL Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Siwi Sukma Adji melepas 69 bus yang mengangkut 3.693 pemudik prajurit TNI AL dan keluarganya di Lapangan Apel Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Tmur, Jumat (8/6/2018).

Rombongan mudik gratis itu terdiri atas personel Mabesal dan satuan-satuan TNI AL di bawahnya yang ada di Jakartas dan sekitarnya. Mereka diberangkatkan dengan tujuan Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

Siwi berharap, penyediaan angkutan mudik gratis itu membantu dan memberikan kemudahan pada prajurit serta keluarganya dalam melaksanakan mudik Lebaran. Program yang digelar setiap tahun ini merupakan wujud perhatian pimpinan TNI AL guna mengantisipasi berbagai risiko selama perjalanan.

"Fasilitasi yang diberikan pimpinan TNI AL bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub ini untuk memperkecil risiko kecelakaan lalu lintas di jalan selama proses mudik Lebaran. Kita tahu banyak prajurit yang mudik menggunakan sepeda motor. Makanya, dengan fasilitas mudik gratis ini, mereka bisa mudik dengan nyaman dan aman," kata Siwi.

Dari jumlah keseluruhan 69 bus yang dikerahkan, ujar Siwi, sebagian besar merupakan bentuk kerja sama antara TNI AL dengan Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Kementerian Perhubungan. Di antaranya sebanyak 25 bus merupakan dukungan Bank Mandiri, 15 bus dukungan dari BNI, 10 bus dukungan BRI, 5 bus dukungan Kemenhub, dan 14 bus kendaraan dinas (randis) TNI AL.

TNl AL juga melengkapi rombongan mudik dengan pengawalan Polisi Militer pada setiap rombongan serta melaksanakan pengecekan kesehatan den tes urine bagi para personel yang bertugas sebagai pengemudi bus tersebut.

"Saya meminta pengemudi agar menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang sehingga berjalan aman dan lancar. Saya akan berikan 'vitamin' kepada para pengemudi, masing-masing sebesar Rp1,5 juta," tutupnya.
 


500
komentar (0)