logo rilis
KSAD: Pensiunan TNI Jangan Libatkan Prajurit dalam Pilkada
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
15 Januari 2018, 19:56 WIB
KSAD: Pensiunan TNI Jangan Libatkan Prajurit dalam Pilkada
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Mulyono. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Mulyono, meminta pensiunan TNI tidak melibatkan prajuritnya untuk terlibat memenangkan kandidat tertentu dalam Pemilihan Kepala Daerah 2018.

"Para purnawirawan agar benar-benar tulus dan ikhlas untuk tidak tarik-menarik dan melibatkan personel TNI AD terhadap berbagai akses yang dapat mengarah pada politik praktis," katanya di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), di Jakarta, Senin (15/1/2018).

Ia meminta agar netralitas TNI dalam Pilkada 2018 terus dijaga. 

Mantan Pangkostrad itu mengatakan, institusinya akan serius dalam menjaga netralitasnya dalam kontestasi lima tahunan tersebut. 

Bahkan, kata dia, pihaknya juga akan membentuk Tim Pengawal Netralitas TNI untuk mengawal proses demokrasi tersebut melalui Kodam-Kodam yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

"Saya perintahkan kepada para pangdam agar membentuk Tim Pengawal Netralitas TNI yang bertugas untuk melaksanakan pengawasan dan menerima laporan pengaduan masyarakat di lingkungannya masing-masing berkaitan dengan pelaksanaan netralitas anggota TNI AD selama pesta demokrasi ini," ujarnya.

Mulyono menjelaskan, tim itu dibentuk sebagai wujud kewaspadaan TNI AD terhadap kemungkinan adanya oknum prajurit yang tidak netral selama pelaksanaan Pilkada. 

Selain itu tim ini juga sebagai jaminan kepada masyarakat bahwa TNI AD serius mengawal proses demokrasi di Indonesia.

"TNI AD harus tegas berada di tengah-tengah kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Loyalitas TNI AD harus tegak lurus ke atas secara hierarki sesuai amanat konstitusi," pungkasnya.


#TNI
#pensiunan
#Prajurit
#Pilkada
#2018
#Pilkada 2018
#KSAD
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)