logo rilis
Kronologi Penemuan Jasad Wakapolres Labuhanbatu
Kontributor
Taufiqurrohman
22 April 2018, 13:56 WIB
Kronologi Penemuan Jasad Wakapolres Labuhanbatu
Ilustrasi Tenggelam. RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Labuhanbatu— Jasad Wakapolres Labuhanbatu yang menjadi korban kapal boat tengelam di perairan Sei Lumut, Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu akhirnya berhasil ditemukan, Minggu (22/4/2018).

Jasad Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Andi Chandra, ditemukan Kepala Desa Sei Lumut Tanjiluddin di koordinat N 2 33 11 E 100 82 perairan Sei Palas Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Hilir tidak jauh dari lokasi kejadian.

Tanjiluddin mengatakan, dia ikut menyisir bersama nelayan setempat secara terpisah dan Tim Polres Labuhanbatu untuk mencari korban kapal tenggelam tersebut.

"Ya, kami yang menemukan bersama masyarakat melayan setempat," kata Tanjiluddin.

Ia menjelaskan, pada saat itu pihaknya menyisir di pinggiran Sei Palas, sekira pukul 09.00 berulang-berulang. Namun tidak menemukan hasil.

Selanjutnya, sekira pukul 10.00 WIB arah Utara, pihaknya melihat benda warna hitam seperti rambut, setelah diamati ternyata sesosok mayat yang diduga kuat Wakapolres Labuhanbatu dengan pakaian lengkap PDL.

Kemudian, Tanjiluddin memanggil Tim BPBD Labuhanbatu yang bersamaan melakukan pencarian untuk di evakuasi di daratan.

"Pada saat itu almarhum kami temukan dalam posisi berdiri tegak," ujarnya.

Selanjutnya jasad Wakapolres Labuhanbatu dievakuasi ke RSUD Rantauprapat untuk divisum. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Siantar, Kabupaten Simalungun.

Sementara, hingga saat ini Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang enggan memberikan komentar.

Tim pencarian bersama 15 kapal, yakni Polair, BPDD, KPLP, TNI AL dan masyarakat nelayan membubarkan dengan tertib.

Sebelumnya, jajaran Polres Labuhanbatu menghadiri pesta pernikahan anak kedua Bupati Pangonal Harahap di Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir.

Dalam kesempatan itu, penumpang kapal boat Polair dengan nomer kapal 10 yang terdiri dari Kapolres, Kasat Intel, Kasat Lantas bersama personel lainnya terlempar keluar dan tengelam di perairan Sei Berombang setelah menabrak tangkul beting.

Seluruh penumpang yang berjumlah 10 orang selamat. Namun Wakapolres belum ditemukan hingga Sabtu (21/4) malam.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)