logo rilis

KPU Jatim Verifikasi Bacaleg, Belum Ditemukan Bekas Koruptor
Kontributor
Budi Prasetyo
18 Juli 2018, 18:48 WIB
KPU Jatim Verifikasi Bacaleg, Belum Ditemukan Bekas Koruptor
ILUSTRASI: Hafiz

RILIS.ID, Surabaya— Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Eko Sasmito mengatakan, semua parpol sudah menyerahkan berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Selanjutnya, KPU Jawa Timur akan melakukan pemeriksaan berkas awal dan baru selesai, Rabu (18/7/2018) pukul 05.30 WIB.

"Tadi yang terakhir sampai selesai penyerahan data awal Partai Bulan Bintang. Ada calon yang berasal dari anggota DPRD aktif. Selanjutnya kami akan memverifikasi kelengkapan berkas Bacaleg," ujar Eko ditemui di KPU Jatim, Rabu (18/7/2018).

Terkait kemungkinan ada Bacaleg yang pernah menjadi narapidana korupsi, pelaku kekerasan seksual terhadap anak, atau bandar narkoba, Ketua KPU mengaku belum mengetahuinya.

Menurutnya, parpol dapat berperan aktif dengan tidak mencalonkan orang dengan tiga kategori tersebut. "KPU sudah menyediakan formulir pernyataan atau pakta integritas yang ditandatangai parpol. Di sana menjelaskan komitmen parpol untuk tidak mendaftarkan orang yang pernah menjadi narapidana korupsi, pelaku kekerasan seksual terhadap anak, atau bandar narkoba," ujarnya.

Setiap parpol dapat mendaftarkan maksimal 120 Bacaleg, sesuai jumlah kursi DPRD Jawa Timur. Namun, banyak parpol yang hanya mendaftarkan belasan Bacaleg.

Selanjutnya, KPU akan mengumumkan daftar sementara Bacaleg pada awal Agustus 2018. Masyarakat bisa memberikan masukan atau tanggapan. "Setelah kami verifikasi dan terbukti, kami akan segera mengambil tindakan," kata Eko.

Adapun parpol yang mendaftar Baceleg ke KPU Jatim, Senin (16/7/2018) yaitu Partai Nasdem. Pada hari terakhir Selasa, (17/7/2018) yaitu Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Kemudian Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bekarya, Partai Garuda, PSI, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PBB.

Editor: Yayat R Cipasang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)