logo rilis
KPU 'Gantung' Nasib PBB?
Kontributor

05 Maret 2018, 23:42 WIB
KPU 'Gantung' Nasib PBB?
Suasana sidang ajudikasi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, 27 Februari 2018. ILUSTRASI: RILIS.ID/Armidis Fahmi

RILIS.ID, Jakarta— Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (5/3/2018), tak membahas putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait nasib Partai Bulan Bintang (PBB). Sebab, belum menerima salinan putusan tersebut.

"Hasil pleno kali ini belum memutuskan terkait dengan apakah menindaklanjuti putusan Bawaslu. Karena, sampai saat ini kami belum menerima salinan surat keputusan Bawaslu tentang itu. Kemarin, kan, dibacakan," ujar Anggota KPU, Ilham Saputra, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Dalam sidang ajudikasi, Minggu (4/3) malam, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengabulkan gugatan PBB. "Polisi pesta demokrasi" pun memerintahkan KPU membatalkan Surat Keputusan (SK) Nomor 58/PL.01.1.-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum 2019. Kedua, memasukkan PBB sebagai peserta Pemilu 2019.

Baca: KPU Keok, PBB Sah Jadi Peserta Pemilu 2019

Merespons putusan tersebut, KPU lantas menggelar rapat pleno. Mereka mewacanakan dua opsi, mengkutsertakan PBB sebagai peserta pemilu atau mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Dalam undang-undang, kan, begitu, kita bisa melakukan banding atau melaksanakan putusan Bawaslu tersebut. Kita lihat nantilah. Insya Allah, besok sudah kita putuskan," pungkas Ilham.

Dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU lainnya, Pramono Ubaid Tanthowi, menjawab diplomatis soal hasil pleno tersebut. Dia hanya menerangkan, "Besok (6/3) pagi, jam 9 atau jam 10, kami akan menyampaikan sikap resmi dalam konpers (konferensi pers, red) terbuka."

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID