logo rilis
KPPU Diminta Selidiki Tingginya Harga Tiket Pesawat
Kontributor
Nailin In Saroh
12 Juni 2019, 13:00 WIB
KPPU Diminta Selidiki Tingginya Harga Tiket Pesawat
Ilustrasi Pesawat Terbang

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU) diminta selidiki kenaikan harga tiket pesawat di beberapa bulan belakangan. Terlebih, tiket mudik lebaran dan arus balik yang melonjak tinggi.

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo menilai, kondisi itu sangat merugikan masyarakat Indonesia yang masih bergantung pada maskapai berbiaya rendah (LCC). Dimana ada sekitar 80 persen maskapai Low Cost dan maskapai ekonomi full service 20 persen.

"Ini akibat kebijakan pemerintah yang membuat ekonomi jadi tinggi," ujar Bambang di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Anggota Fraksi Gerindra ini mengatakan, pemerintah sebenarnya bisa menghentikan dugaan kartel bisnis maskapai penerbangan. Namun, upaya tersebut tidak pernah dilakukan.

"Sebenarnya, kartel bisa dihentikan pemerintah dengan batas atas dan bawah, juga ditambah ketentuan dengan normal pricenya berapa," katanya.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan duopoli yang terjadi di industri penerbangan Indonesia tidak serta merta menjadi penyebab dari mahalnya harga tiket pesawat.

Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan, duopoli merupakan salah satu bentuk dari struktur pasar di mana hanya ada dua pemain dalam sebuah industri. Namun di industri penerbangan, bentuk struktur pasar seperti ini tidak otomatis menyebabkan harga tiket pesawat mahal.

"Duopoli adalah struktur pasar. Tidak serta merta menyebabkan mahalnya harga, sepanjang ada kompetisi," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, mahalnya harga tiket pesawat seperti yang terjadi saat ini bisa saja disebabkan oleh adanya praktik kartel di industri penerbangan. Hal ini melanggar kaidah soal persiangan usaha yang sehat.

"Kenaikan harga yang tidak wajar bisa ditimbulkan dari praktik kartel," kata dia.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID