logo rilis
KPK Tepis Kabar Pemecatan Sekjennya karena Konflik Internal
Kontributor
Tari Oktaviani
27 April 2018, 16:35 WIB
KPK Tepis Kabar Pemecatan Sekjennya karena Konflik Internal
Ketua KPK, Agus Rahardjo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menepis kabar pemecatan terhadap sekjennya, Raden Bimo Gunung, karena konflik internal. 

Menurut Agus, pemecatan terhadap Raden Bimo, terkait kinerja yang kurang maksimal.

"Enggak ada sama sekali, enggak ada (konflik). Biasa alesannya masalah kinerja," kata Agus di kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Agus mengatakan, pemberhentian Raden Bimo Gunung sebagai Sekjen KPK bukan kabar baru lagi.  Sebab, keputusannya sudah ada sejak 20 Maret 2018.

"Sudah lama kan, Keppresnya sejak tanggal 20 Maret 2018 lalu," kata Agus.

Agus berujar, Raden Bimo bukanlah satu-satunya Sekjen yang diberhentikan. 

Sebelumnya sudah ada dua sekjen yang diberhentikan secara hormat. Alasannya pun sama, yakni lantaran kinerja.

"Itu di KPK sudah tiga kali beturut-turut sekjen dalam perjalanan diberhentikan dengan hormat. Anda inget dulu pak Anis dari kementerian keuangan, kemudian pak Gimawan dan ini pak Bimo," paparnya.

Untuk diketahui, masa tugas Sekjen KPK selama empat tahun, sementara Raden Bimo dilantik pada 10 Februari 2016 lalu. 

Sebelum menjadi Sekjen KPK, Raden Bimo menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perencanaan di KPK.

Sebelum bertugas di KPK, Raden Bimo merupakan salah satu auditor madya di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Setelah Raden Bimo diberhentikan, jabatan Sekjen KPK saat ini dijabat oleh Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan sebagai pelaksana tugas (Plt).

Tugas daripada seorang Sekjen yang tercantum dalam laman kpk.go.id antara lain menyiapkan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan administrasi, sumber daya, pelayanan umum, keamanan dan kenyamanan, hubungan masyarakat dan pembelaan hukum kepada segenap unit organisasi KPK.

Sementara di bagian struktur, Sekjen KPK membawahi Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Umum, Biro Sumber Daya Manusia, Biro Hukum, Biro Hubungan Masyarakat dan Sekretariat Pimpinan.

Editor: Kurniati


500
komentar (0)