logo rilis
KPK Telah Periksa 55 Saksi dalam Kasus RJ Lino
Kontributor
Tari Oktaviani
18 Mei 2018, 07:31 WIB
KPK Telah Periksa 55 Saksi dalam Kasus RJ Lino
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menegaskan, dalam kasus dugaan korupsi Pelindo II, pihaknya telah memeriksa 55 orang saksi. 

"Dari keterangan para saksi dari berbagai unsur itu lah yang kemudian menjadi langkah tindaklanjut KPK," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Masih menurut Febri, pihaknya masih terus mengusut dugaan korupsi Pelindo II sebab sesuai dengan Pasal 40 Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi disebutkan bahwa KPK tidak berwenang menghentikan kasus.

"Prinsipnya KPK menangani kasus itu harus secara hati-hari dan juga kami harus sangat yakin dengan bukti-bukti yang ada sampai ditingkatkan ke proses yang lebih lanjut," tuturnya.

Seperti diberitakan, KPK menetapkan Dirut Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II.

RJ Lino diduga telah menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi Dirut Pelindo II untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, dan atau korporasi dengan memerintahkan penunjukan langsung perusahaan asal Cina, Wuxi Huangdong Heavy Machinery sebagai pelaksana proyek pengadaan tiga unit QCC. 

Atas perbuatannya, Lino disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini ditangani KPK sejak Desember 2015 silam, namun pengusutan kasus dugaan korupsi di Pelindo II itu belum juga rampung bahkan penyidik belum menahan RJ Lino. Dia yang kini menjadi Komisaris PT JICT terakhir diperiksa penyidik pada 5 Februari 2016 lalu.

Editor: Sukardjito


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)