logo rilis
KPK Rotasi 14 Pejabat, Ini Nama-namanya
Kontributor

24 Agustus 2018, 17:40 WIB
KPK Rotasi 14 Pejabat, Ini Nama-namanya
Ketua KPK Agus Rahardjo. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya merotasi 14 jabatan struktural di internal lembagannya. Hari ini, Jumat (24/8/2018), Ketua KPK Agus Rahardjo pun langsung melantik keempat belas pejabat tersebut.

Agus mengatakan, ia mengharapkan dengan bergulirnya rotasi ini akan membuat sistem penilaian kinerja KPK berjalan lebih maksimal.

Menurutnya, pimpinan sangat ingin mengikuti aturan yang ada, sehingga tidak ada pelanggaran kebijakan dalam rotasi yang dilakukan.

"Saya membayangkan kalau kita bisa merencanakan jangka panjang kita sampai 2045 secara 4 tahun kita breakdown kita elaborasi pimpinan-pimpinan yang akan datang miudah-mudahan bisa jaga KPK jadi betul-betul penjaga negara kita dari sistem yang sampai sekarang belum bisa kita tegakan yang banyak korupsi," paparnya.

Ia pun menegaskan bahwa tidak ada aturan yang dilanggar dalam rotasi ini. Menurutnya, rotasi yang dilakukan sesuai dengan PP No. 63 Tahun 2005 tentang manajemen SDM KPK.

Agus pun menjelaskan, setelah rotasi ini maka tetap pihaknya di jajaran pimpinan akan memperhatikan reward dan punishment.

"Aturan di KPK kenaikan grade dua tahun, tapi saya setuju satu tahun boleh naik sangat berprestasi, kalau tidak berprestasi dua tahun enggak cukup, bahkan empat tahun juga bisa, mari kita dorong teman-teman yang mau kerja keras mewujudkan cita-cita kita pencegahan lebih baik penindakkan lebih baik," tutupnya.

Sebelumnya, keputusan Pimpinan KPK terkait rotasi sempat menimbulkan protes dari sejumlah pihak.

Salah satunya, Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menilai sikap pimpinan KPK yang melakukan rotasi pejabat di KPK tanpa didasari transparansi dan tata cara yang jelas dan akuntabel.

"Proses rotasi pejabat KPK yang tidak transparan dan akuntabel dapat berdampak pada potensi pelanggaran hukum dan pelanggaran etika yang dilakukan pimpinan KPK serta mengancam independensi KPK," kata Koordinator Badan Pekerja ICW. Adnan Topan Husodo.

Menurutnya, potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pimpinan KPK adalah terhadap Pasal 5 Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 yang intinya menyebutkan bahwa organisasi KPK dijalankan berdasarkan asas transparan dan akuntabel.

Adapun 14 pengisi jabatan struktural yang baru dilantik ialah:

1. Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat dijabat oleh Giri Supradiono. Sebelumnya, Giri menjabat Direktur Gratifikasi.

2. Direktur Pengaduan Masyarakat dijabat oleh Cahya Hardiyanto Harefa. Sebelumnya, Cahya menjabat Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN.

3. Direktur Pembinaan Jaringan Kerja dan Antar Komisi dan Instansi dijabat oleh Sujanarko. Sebelumnya, Sujanarko menjabat Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat.

4. Direktur Gratifikasi dijabat oleh Syarif Hidayat. Syarif sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum.

5. Koordinator Pusat Edukasi Antikorupsi KPK dijabat oleh Dian Novianthi. Sebelumnya, Dian menjabat Kepala Biro SDM.

6. Kepala Satuan Tugas Pembelajaran Internal pada Pusat Edukasi Antikorupsi dijabat Hotman Tambunan. Sebelumnya, Hotman menjabat Kepala Bagian Kearsipan dan Administrasi Perkantoran Biro Umum.

7. Kepala Bagian Verifikasi, Akuntansi dan Pengaturan Keuangan dijabat oleh Rosana Fransiska. Sebelumnya, Rosana menjabat Kepala Bagian Pendidikan dan Pelatihan.

8. Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik Biro Humas dijabat oleh Isnaini. Sebelumnya, Isnaini menjabat Kepala Bagian Verifikasi, Akuntansi dan Pengaturan Keuangan.

9. Kepala Bagian Kearsipan dan Administrasi Perkantoran Biro Umum dijabat oleh Sri Sembodo Adi. Sebelumnya, Sri menjabat Kepala Bagian Pengelolaan Gedung.

10. Kepala Bagian Pelayanan Kepegawaian Biro SDM dijabat Nanang Priyono. Sebelumnya, Nanang menjabat Kepala Bagian Perencanaan Strategis Organisasi dan Tata Laksana Biro Renkeu.

11. Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Biro Humas KPK dijabat oleh Yuyuk Andriati Iskak. Sebelumnya, Yuyuk menjabat Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik.

12. Kepala Bagian Perencanaan Strategis Organisasi dan Tata Laksana Biro Perencanaan Keuangan dijabat oleh Muhammad Ferdiansyah. Sebelumnya, Ferdiansyah menjabat Kepala Bagian Pelayanan Kepegawaian.

13. Kepala Bagian Pengelolaan Gedung Biro Umum dijabat oleh Yonathan Tangdilintin. Sebelummya, Yonathan menjabat Kepala Bagian Ortala.

14. Kepala Sekretariat Kedeputian Informasi dan Data dijabat oleh Sugihartono. Sebelumnya, Sugihartono menjabat Kepala Serketariat Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID