logo rilis
KPK Periksa Aspri Bupati Lampung Tengah 
Kontributor
Tari Oktaviani
04 Juni 2018, 12:36 WIB
KPK Periksa Aspri Bupati Lampung Tengah 
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK). FOTO: RILIS.ID/RIdwan

RILIS.ID, Jakarta— Asisten pribadi Bupati Lampung Tengah, Mustafa, yang bernama Erwin Mursalin ikut diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Ia sedianya akan menjadi saksi dalam kasus suap berkaitan dengan pinjaman daerah pada APBD Lampung Tengah tahun 2018, dengan tersangka Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah, J Natalis Sinaga (JNS).

"Asiten pribadi Bupati Lampung Tengah, Erwin Mursalin diperiksa untuk JNS," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai tersangka. 

Pria yang juga calon Gubernur Lampung ini diduga terlibat tindak pidana suap berkaitan dengan pinjaman daerah pada APBD Lampung Tengah tahun 2018.

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

Mustafa diduga secara bersama-sama menjadi pemberi suap kepada anggota DPRD Lampung Tengah, agar menyetujui usulan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp300 miliar.

Atas perbuatannya, Mustafa dan Taufik selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Natalis dan Rusliyanto sebagai penerima suap, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

Editor: Kurniati


500
komentar (0)