logo rilis
KPK Minta Cakada se-Jabar Tak Terlibat Korupsi
Kontributor
Kurniati
17 April 2018, 11:02 WIB
KPK Minta Cakada se-Jabar Tak Terlibat Korupsi
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Bandung— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh pasangan calon kepala daerah, yang mengikuti Pilkada serentak 2018 di Provinsi Jawa Barat untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi. Oleh karenanya, KPK memberikan pembekalan anti korupsi kepada calon kepala daerah tersebut.

Menurut Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, pihaknya memberikan pembekalan antikorupsi kepada calon kepala daerah tersebut sejak tahap awal atau sebelum menjadi kepala daerah, agar terhindar dari tindak pidana korupsi.

"Tahun ini kita mulai dari awal, agar dalam proses mencapai kepala daerah. Nantinya kepala daerah yang terpilih itu bisa terhindar dari korupsi atau tidak terjerat dalam tindak pidana korupsi," kata Basaria, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018).

Pembekalan antikorupsi dari KPK kepada seluruh pasangan calon kepala daerah se-Jawa Barat tersebut, juga hadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 duduk di kursi terdepan, sedangkan pasangan calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota duduk di belakangnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dan Ketua KPU Provinsi Jawa Barat Yayat Hidayat tampak hadir pada acara tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan Deklarasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Pasangan Calon Kepala Daerah se-Jawa Barat 2018-2023 oleh KPU Provinsi Jawa Barat.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)