logo rilis

KPK Hadirkan Pihak Swasta sebagai Saksi untuk Idrus Marham
Kontributor
Elvi R
19 November 2018, 15:42 WIB
KPK Hadirkan Pihak Swasta sebagai Saksi untuk Idrus Marham
Idrus Marham. FOTO: RILIS.ID/Tari Oktaviani

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang saksi Mukhradis Hadi Kusuma Jaya berprofesi sebagai wiraswasta dalam penyidikan kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Mukhradis dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Sosial dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham (IM).

"Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap Mukhradis Hadi Kusuma Jaya, wiraswasta sebagai saksi untuk tersangka IM terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/11/2018).

Dalam penyidikan kasus itu, tersangka Idrus membantah telah menerima USS50 ribu untuk keperluan umrah dari Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited. Sebelumnya, pada persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa Kotjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (15/11), Kotjo menyampaikan uang USS50 ribu untuk keperluan Idrus umrah itu disampaikan oleh mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih melalui pesan singkat kepada dirinya.

Eni juga merupakan tersangka lainnya dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1 tersebut. KPK pun telah melimpahkan Eni dari tahap penyidikan ke tahap penuntutan atau tahap dua sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan persidangan untuk Eni.

Tersangka Idrus dan Eni diduga menerima suap dari Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blakgold Natural Resources Limited senilai Rp4,75 miliar.

Kortjo sendiri saat ini dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta atas kasus suap proyek PLTU Riau-1 itu.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)