logo rilis
KPK Bantah Mangkir Rapat Pembahasan RKUHP
Kontributor

04 Juni 2018, 19:13 WIB
KPK Bantah Mangkir Rapat Pembahasan RKUHP
Juru bicara KPK, Febri Diansyah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah, tak pernah menghadiri rapat pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKHUP) di Kompleks Parlemen, Jakarta.

"Yang perlu kami tegaskan, beberapa hari ini ada pihak-pihak tertentu yang mengatakan, seolah-olah KPK tidak pernah menghadiri rapat-rapat pembahasan RKUHP tersebut. Kami tegaskan, KPK hadir dalam sejumlah rapat pembahasan Rancangan KUHP itu," ujar Juru bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung Merah-Putih, Jakarta, Senin.

Bahkan, pimpinan KPK juga menghadiri kegiatan-kegiatan tertentu terkait pembahasan RKUHP. Dalam kesempatan itu, komisi antirasuah menyampaikan sikap dan pertimbangannya.

"Apa yang disampaikan KPK kemarin tentang RKUHP, tidak datang tiba-tiba karena kajian sudah kami lakukan, bahkan sejak tahun 2014 dan 2015," jelasnya.

Karenanya, melalui surat yang dikirimkan KPK kepada Presiden Joko Widodo, diharapkan kepala negara segera bersikap. "Ini seperti 'mengetuk pintu hati' Presiden," ucap Febri.

"Kami percaya Presiden membaca dan juga sudah membahas hal tersebut. Namun, dalam kondisi saat ini, karena diinformasikan Agustus akan disahkan, sementara waktu semakin pendek," tuntasnya.

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, sebelumnya berjanji, pihaknya segera menyelesaikan RKUHP menjadi undang-undang. Dia bahkan bakal menjadikannya sebagai kado hari ulang tahun kemerdekaan.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)