logo rilis
KPK Akui Sudah Gelar Perkara dan Kantongi Nama Tersangka Baru Century
Kontributor
Tari Oktaviani
19 Mei 2018, 08:56 WIB
KPK Akui Sudah Gelar Perkara dan Kantongi Nama Tersangka Baru Century
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memegang peran seseorang yang berpotensi paling besar menjadi tersangka baru dalam kasus korupsi dana bail out bank Century.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pimpinan sudah dipaparkan hasil kajian internal antara tim penyidik dan jaksa yang menanggulangi kasus tersebut.

"Kalau potensi tersangka tentunya kami tidak bisa sampaikan ya, tapi yang pasti begini, pada hari Senin yang lalu sekitar tanggal 14 Mei 2018 jaksa penuntut umum, penyidik dan tim yang ditunjuk sebelumnya sudah memaparkan hasil kajian dan analisis yang dilakukan kepada pimpinan, jadi sudah ada forum membahas bersama terkait dengan hasil kajian awal tersebut," kata Febri, Jakarta, Jumat (18/5/2018) malam.

Febri menjelaskan, setelah proses pembahasan itu diputuskan bahwa penanganan kasus century harus berlanjut sehingga tim sedang memperdalam dan mencari lebih banyak lagi bukti untuk menjerat seseorang menjadi tersangka.

"Nanti akan dilihat bukti-bukti yang relevan terkait dengan peran orang per orang jadi setelah kita merinci membuat matriks peran orang per orang sebelumnya berdasarkan analisis data persidangan atau dokumen-dokumen yang dimiliki dari keputusan rapat Senin kemarin, intinya penanganan kasus century tetap diteruskan," tegasnya.
 
Diketahui Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Hakim praperadilan PN Jakarta Selatan, Effendi Mukhtar mengabulkan praperadilan tersebut. Dalam putusan yang dibacakan pada Senin (9/4) itu, Hakim Effendi Mukhtar memerintahkan termohon, yakni KPK untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono

Editor: Sukardjito


komentar (0)