logo rilis
KPAI dan Dewan Pers Teken Nota Kesepahaman soal Perlindungan Anak
Kontributor
Elvi R
12 April 2018, 14:59 WIB
KPAI dan Dewan Pers Teken Nota Kesepahaman soal Perlindungan Anak
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti di diskusi di Dewan Pers, Jakarta, Kamis (12/4/2018). FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Dewan Pers menandatangani Nota Kesepahaman Pemberitaan Berperspektif Perlindungan Anak yang diharapkan menjadi dasar pedoman pemberitaan media tentang anak.

"Nota kesepahaman ini akan kami kembangkan menjadi pedoman pemberitaan dengan mengundang konstituen-konstituen Dewan Pers," kata Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo seusai penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta, Kamis (11/4/2018).

Yosef mengatakan, dia termasuk yang galau melihat pemberitaan media massa, terutama televisi dan daring, yang banyak pelanggaran dengan mengungkapkan identitas anak yang menjadi pelaku, korban maupun saksi tindak kejahatan.

"Mungkin pemberitaan di media massa sudah memburamkan wajah dengan nama inisial, tetapi nama atau alamat sekolahnya disebutkan secara jelas. Itu termasuk pelanggaran," tuturnya.

Menurut Yosef, yang dimaksud dengan identitas adalah segala informasi yang berkaitan dengan anak tersebut. Hal itu sudah diatur dalam Kode Etik Jurnalistik beserta penjelasannya.

Sementara itu, Ketua KPAI Susanto mengatakan, perlindungan anak saat ini sudah semakin baik, bahkan sudah menjadi arus utama dan masuk dalam geliat politik.

"Namun, masih ada pelanggaran yang terjadi dalam pemberitaan media massa terkait pengungkapan identitas anak sebagai pelaku, korban maupun saksi tindak kejahatan. Itu yang perlu kita perbaiki," katanya.

Susanto menyebut, perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama dan KPAI ingin membangkitkan semangat media massa di Indonesia agar perlindungan anak berjalan dengan baik. 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)