logo rilis

KPAI Advokasi Keluarga Korban Tewas di Pembagian Sembako Monas
Kontributor
Elvi R
03 Mei 2018, 12:30 WIB
KPAI Advokasi Keluarga Korban Tewas di Pembagian Sembako Monas
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty mengatakan, KPAI mendampingi keluarga korban anak yang meninggal dalam acara pembagian sembako di Monumen Nasional, Jakarta, pekan lalu.

Insiden meninggalnya bocah berinisial AR dan MJ itu diduga karena terinjak-injak oleh massa yang membanjiri kegiatan pembagian sembako.

"Setelah dilakukan peninjauan ke lokasi, kuasa hukum keluarga korban meminta pendampingan KPAI," kata Hikmah di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Dia mengatakan, kuasa hukum keluarga korban awalnya bekerja sendiri. Tapi, ketika KPAI mendatangi, komisi negara untuk anak turut membantu advokasi keluarga korban.

Atas permintaan itu, dia mengatakan, pihaknya siap mengawal kasus tersebut.

"KPAI kawal untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi," katanya.

KPAI sendiri akan memanggil panitia penyelenggara pembagian sembako di Monas itu, Jumat (4-5-2018), guna meminta klarifikasi atas insiden yang merenggut nyawa dua bocah tersebut.

Dari pengakuan ibu korban AR, diketahui, panitia pembagian sembako tidak siap menyelenggarakan acara yang dihadiri massa yang besar. Salah satu tolok ukurnya, kata dia, fasilitas kesehatan dan keamanan tidak seimbang dengan jumlah massa yang datang.

"Seusai AR terinjak dan butuh pertolongan, AR dibawa ke tenda media untuk mendapat pertolongan tetapi pos kesehatan kosong dan tidak ada tenaga medis," katanya.

Hikmah mengatakan, ibu dari AR juga sulit membedakan peserta dan panitia karena tidak ada atribut yang jelas, terlebih rasio jumlah panitia tampak tidak sebanding dengan peserta.

"Organisasi dari panitia tergolong riskan. Seharusnya bisa diperkirakan berapa jumlah panitia yang diperlukan untuk jumlah massa tertentu. Apalagi, kupon pembagian sembako juga sudah diperhitungkan dan disebar," katanya.

Ibu dari AR masih terpukul dengan kejadian meninggalnya sang buah hati dan beberapa kali pingsan serta tidak mau makan. Begitu juga dengan keluarga MJ yang masih terguncang dengan insiden itu.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)