logo rilis

Korupsi e-KTP, KPK Kembali Panggil Dua Saksi 
Kontributor
Tari Oktaviani
23 Maret 2018, 13:55 WIB
Korupsi e-KTP, KPK Kembali Panggil Dua Saksi 
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggraeni  dan Endra Raharja Masagung yang merupakan orang dekat Direktur PT Delta Energy Pte Ltd, Made Oka Masagung, dalam kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP). 

Endra merupakan salah satu Direktur PT Delta Energy Pte Ltd.

Keduanya tampak mengenakan kalung merah KPK yang menandakan sebagai saksi untuk diperiksa oleh penyidik. 

Belum diketahui diperiksa untuk tersangka siapa keduanya, mengingat hingga saat ini belum ada respon dari pihak KPK.

Sebelumnya, Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo (IHB) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi e-KTP.

Baca: Setnov Benarkan Keponakannya Jadi Kurir Duit Dugaan Korupsi e-KTP

Tak hanya Irvanto, pengusaha Made Oka Masagung (MOM) mengalami nasib serupa.

KPK telah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan dua orang lagi sebagai tersangka.

Irvanto dan Made diduga bersama-sama dengan terdakwa kasus korupsi e-KTP lainnya, seperti Setya Novanto, Anang Sugiana Sudihardjo selaku Direktur Utama PT Quadra Solution, Andi Agustinus alias Andi Narogong, kemudian Irman dan Sugiharto, menguntungkan diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi. 

Perbuatan keduanya pun menyalahgunakan wewenang sehingga diduga merugikan negara Rp2,3 dari nilai proyek Rp5,9 triliun.

Atas perbuatannya itu, Irvanto dan Made disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsj jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
 

Editor: Kurnia Syahdan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)