logo rilis
Korban Meninggal COVID-19 Capai 55 Orang, Fraksi Demokrat DPR Beri Rekomendasi Ini
Kontributor
Nailin In Saroh
24 Maret 2020, 19:00 WIB
Korban Meninggal COVID-19 Capai 55 Orang, Fraksi Demokrat DPR Beri Rekomendasi Ini
Ketua Fraksi Demokrat DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono. FOTO: Humas DPR RI

RILIS.ID, Jakarta— Fraksi Partai Demokrat di DPR menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 55 pasien wabah COVID-19 dari 686 yang dinyatakan positif. Demokrat prihatin dengan adanya dampak multidimensi akibat pandemi tersebut. 

Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) memandang krisis ini juga mengakibatkan indikator ekonomi baik secara makro maupun mikro belum mengalami perubahan. Dimana target asumsi APBN 2020 diperkirakan tidak sesuai/tercapai seperti pertumbuhan ekonomi, penerimaan negara, nilai tukar,  harga minyak dunia, inflasi, dan defisit.

Kendati demikian, Edhi memberikan apresiasi dan dukungan kepada Pemerintah, Gugus Tugas COVID-19 dan tenaga medis dalam menjalankan tugasnya untuk memastikan keselamatan nyawa dan kesehatan rakyat. 

"Serta menyelamatkan perekonomian bangsa melalui berbagai macam “Economic Tools”, bantuan rakyat, dan program lainnya," ujar EBY yang akrab disapa Ibas kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).

Fraksi Demokrat, lanjut Ibas, tidak akan tinggal diam dengan melakukan berbagai kegiatan sosial guna pencegahan COVID-19 ditengah masyarakat. Seperti penyemprotan disinfektan keliling, pembagian masker dan hand sanitizer, pemberian Alat Pelindung Diri (APD). Termasuk sosialisasi “Physical Distancing” dan hidup sehat melalui “GERMAS” (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

"Kami pun selain berdoa, berpikir, dan berikhtiar juga melakukan kegiatan teknis bersama gotong royong di lapangan dalam hal membantu menghilangkan kecemasan dan mengurangi derita rakyat, akibat wabah yang tidak kunjung selesai," jelas Ibas. 

Mencermati situasi tersebut maka Fraksi Demokrat juga memberikan beberapa rekomendasi, diantaranya meminta dan memastikan Pemerintah memvalidasi transparansi data secara berkala terkait COVID-19, serta melakukan “Public Report” terkait update terkini.

"Fraksi Partai Demokrat mengingatkan dan mendorong terus terciptanya kolaborasi, koordinasi, dan aksi tanggap, cepat, tepat antara pemerintah pusat dan daerah dengan seluruh stakeholder, termasuk komunikasi di Dunia," tegas putera Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini. 

Fraksi Partai Demokrat, sambung Ibas, juga mendukung Pemerintah agar melakukan “Refocusing Program” untuk kesehatan rakyat, bantuan langsung tunai, PKH Plus dan atau Program Jaring Sosial (Social Safety Nett) lainnya. 

"Dan relaksasi sektor usaha termasuk UMKM yang terdampak," tukasnya. 

Selain itu, Fraksi juga mengusulkan Pemerintah tetap menjaga distribusi alat kesehatan, ketahanan logistik, supply dan demand, serta daya beli masyarakat agar ekonomi tetap bergerak.

"Fraksi juga mengusulkan pemerintah untuk mengajukan APBN-P 2020 demi terciptanya target asumsi yang sesuai dan fiskal Indonesia yang sehat, prudent, dan transparan untuk “Refocusing Program” tersebut," tutur Ibas. 

Fraksi Demokrat, tambahnya, juga akan terus berupaya membantu dan memberi solusi agar “Pressure” dalam ketidakpastian ini dapat terus berlalu yang pada akhirnya wabah virus COVID-19 hilang, perekonomian bangsa membaik, serta kehidupan sosial dan kesejahteraan rakyat pun terjaga. 

"Karena, garapan rakyat adalah perjuangan kita semua. Keselamatan rakyat yang Utama," pungkas Ibas.  

 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID