logo rilis

Koopssusgab Harus Disesuaikan dengan UU Terorisme Terbaru
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
17 Mei 2018, 14:55 WIB
Koopssusgab Harus Disesuaikan dengan UU Terorisme Terbaru
Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto. FOTO: Istimewa.

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI, Agus Harmanto menilai, pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) harus disesuaikan dengan UU Terorisme yang terbaru. 

"Tentunya harus disesuaikan dengan UU yang ada. Sedang direvisi dan sebentar lagi akan kita berlakukan, karena kita tinggal menunggu pengesahan, dalam artian finalisasi kemudian disahkan," kata Agus di Kompleks Parlemen Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Dia menilai, kerja sama tugas TNI dan Polri dalam menangani aksi terorisme sangat dimungkinkan, sehingga harus diatur dalam sebuah regulasi. Di mana menekankan pada koordinasi kedua instansi tersebut dalam menanggulangi aksi teror.

Menurutnya, wajar jika TNI dikerahkan untuk menanggulangi aksi terorisme, karena militer juga memiliki kemampuan melawan teroris. Jadi, apabila digabungkan dengan Polri, maka ada manfaat tersendiri bagi nusa bangsa dan negara.

"Koopssusgab tidak bertentangan dengan UU yang ada karena sejak dulu sudah biasa TNI diperbantukan untuk tugas Polri," tambahnya.

Dia menilai, TNI dapat dilibatkan sewaktu-waktu dalam penanggulangan terorisme ketika negara membutuhkan perbantuan dari institusi tersebut.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan Presiden Joko Widodo sudah mengizinkan pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) untuk memberantas teror.

Menurut dia, Koopssusgab berada di bawah komando Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan ini merupakan operasi yang dijalankan untuk langkah preventif agar masyarakat merasa tenang.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)