logo rilis
Kongres AS Desak Netanyahu Batalkan Rencana Meruntuhkan Permukiman Palestina
Kontributor
Syahrain F.
25 Mei 2018, 17:22 WIB
Kongres AS Desak Netanyahu Batalkan Rencana Meruntuhkan Permukiman Palestina
Bangunan Capitol Hill di Washington. Credit: AP/Susan Walsh

RILIS.ID, Washington— Sebanyak 76 anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat pada Kamis (24/5/2018) mengirim surat kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berisi desakan pemerintahan Zionis agar tidak menghancurkan kota Susya, Tepi Barat, Palestina.

Menurut harian Haaretz, para anggota parlemen mengatakan perluasan permukiman Yahudi di Tepi Barat dan pengusiran orang Palestina secara bersamaan adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai umum dan hak asasi manusia.

"Tindakan ini secara sepihak mengubah fakta di lapangan dan membahayakan prospek solusi dua negara," kata mereka.

Para anggota Kongres juga meminta Netanyahu mengevaluasi kembali rencana-rencana untuk meruntuhkan desa guna memberi jalan bagi permukiman, melansir Anadolu Agency.

Surat itu disambut oleh J Street, sebuah kelompok Yahudi nirlaba yang berbasis di AS yang mengadvokasi resolusi damai konflik Palestina-Israel.

Dalam sebuah pernyataan, J Street menggambarkan surat itu sebagai "kritik paling signifikan atas ekspansi pemukiman [Israel] oleh Kongres".

September lalu, pengawas hak-hak Israel B'Tselem memperingatkan pemerintah agar tidak menghancurkan rumah-rumah di desa-desa Tepi Barat, Khan al-Ahmar dan Susya, dengan mengatakan tindakan-tindakan semacam itu akan menjadi "kejahatan perang".

Otoritas Israel diketahui kerap menghancurkan rumah dan struktur Palestina dan Badui--baik di Israel dan Tepi Barat yang diduduki--dengan dalih bahwa mereka dibangun tanpa izin resmi.


500
komentar (0)