logo rilis

Konflik Hanura, Wiranto 'Diadu Domba' dengan OSO?
Kontributor

17 Januari 2018, 05:12 WIB
Konflik Hanura, Wiranto 'Diadu Domba' dengan OSO?
Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Internal Hanura terpecah menjadi dua. Dikabarkan dalam konflik tersebut ada pihak-pihak yang coba mengadu Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO) dengan Ketua Dewan Pembina Wiranto.

Sebab, menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Wiranto mengaku tak tahu asal-usul konflik terjadi kala dihubungi OSO. Pengakuan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) tetap sama saat ditemui OSO langsung.

"Pa Wiranto tidak tahu-menahu masalah. Bahkan, tetap memberika kepercayaan kepada Pak OSO untuk mengelola partai ini," ujarnya saat dihubungi melalui aplikasi percakapan di Jakarta, beberapa saat lalu.

Tak sampai itu, kelompok tersebut pun menghubungi sejumlah pengurus tingkat provinsi (DPD) dan kabupaten/kota (DPC) untuk ke Jakarta dan membuat mosi tidak percaya terhadap OSO. "Kemudian Munaslub," imbuh sumber yang juga legislator ini.

Agar DPD dan DPC Hanura se-Indonesia mengajukan mosi tak percaya dan sepakat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) guna memilih Ketua Umum definitif, kelompok tersebut "menjual nama Wiranto". "Ini yang membuat saya kecewa, membentukan Pa Wiranto dengan Pa OSO," tuntasnya.

Hanura diketahui sedang mengalami perpecahan. Banyak pengurus DPD dan DPC Hanura melayangkan mosi tak percaya terhadap Ketua Umum Oesman Sapta Odang (OSO). Sebab, Ketua DPD RI itu dianggap mempraktikkan etika politik tak etis, seperti mengubah SK rekomendasi pemilihan kepala daerah (pilkada) tanpa sepengetahuan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Sudding dan diduga menerima mahar dari kandidat tertentu.

Sebaliknya, kubu OSO pun memecat Sudding sebagai Hanura-2. Pertimbangannya, tak mengerjakan tugasnya dengan baik. Sampai kini konflik belum usai, malah kubu Sudding ingin menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mencari Ketua Umum definitif.


#Hanura
#Wiranto
#OSO
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)