logo rilis
Komisi VIII Bela Arteria yang Sebut Kemenag 'Bangsat'
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
29 Maret 2018, 20:27 WIB
Komisi VIII Bela Arteria yang Sebut Kemenag 'Bangsat'
Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid tak terlalu mempermasalahkan umpatan kasar yang diucapkan politisi PDI Perjuangan Arteria Dahlan kepada Kementerian Agama (Kemenag). Karena menurutnya, yang terpenting adalah isi dari kritik yang disampaikan Arteria kepada Kemenag.

"Substansi kritik itulah yang lebih perlu jadi perhatian mitra DPR atau pemerintah. Bukan cara mengekspresikan," kata Sodik kepada rilis.id, Kamis (29/3/2018).

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, dirinya memahami keresahan yang dirasakan Arteria terhadap institusi Kemenag. Arteria, ujarnya, merasa kesal terus berulangnya kasus penipuan jamaah oleh biro perjalanan umrah akibat dari kelambatan dan kelemahan pengawasan Kemenag.

"Setiap anggota DPR punya gaya dan cara mengekspresikan pendapat dan kritiknya, apalagi Pak Arteria masih muda," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya menyerahkan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait penyelesaian kasus umpatan Arteria kepada Kemenag tersebut.

"Soal umpatan, adalah hak MKD untuk mempermasalahkan dan menilainya. Kami hanya melihat substansi," pungkasnya.

Seperti diketahui, Arteria Dahlan mengumpat dengan menyebut Kemenag bangsat, saat membahas kasus penipuan ibadah umrah dalam rapat kerja antara Komisi III dengan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/3). Dia melemparkan umpatan itu lantaran kecewa dengan kinerja Kemenag dalam menangani kegiatan perjalanan umrah.

Editor: Yayat R Cipasang


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)