logo rilis
Kolega Bisnis Novanto Penuhi Panggilan KPK
Kontributor
Tari Oktaviani
04 April 2018, 12:30 WIB
Kolega Bisnis Novanto Penuhi Panggilan KPK
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Tersangka kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Made Oka Masagung (MOM) akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, pemanggilannya ini merupakan jadwal ulang lantaran dua kali sebelumnya Made Oka tak datang ke KPK. Made Oka mengaku sakit sehingga tak bisa memenuhi panggilan sebelumnya.

"Hari ini penyidik juga menjadwalkan kembali pemeriksaan MOM sebagai tersangka. Sesuai dengan keterangan dokter, waktu istirahat 1 minggu selesai kemarin 3 april 2018," paparnya.

Sementara itu, keponakan Setya Novanto Irvanto Hendra Pambudi juga kembali dipanggil KPK. Irvanto yang sudah ditahan ini kerap beberapa hari intensif diperiksa oleh penyidik.

"Irvanto diperiksa sebagai saksi untuk MOM," papar Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi bersama Made Oka Masagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Penyidik menduga Irvanto sebagai pihak yang menampung uang dari keuntungan proyek e-KTP.

"IHP (Irvanto Hendra Pambudi) diduga menerima US$3,5 juta pada periode 19 Januari hingga 19 Februari 2012 yang diperuntukan kepada Setnov secara berlapis melewati sejumlah negara," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Rabu 28 Februari 2018.

Lembaga antirasuah menduga Irvanto sejak awal mengikuti proses pengadaan e-KTP milik Kementerian Dalam Negeri dengan perusahaannya.

"IHP juga diduga ikut beberapa kali dalam pertemuan di Ruko Fatmawati bersama penyedia barang proyek e-KTP," kata Agus.

Menurut dia, Irvanto juga disinyalir sudah mengetahui sejak awal soal fee sekitar 5 persen dari nilai proyek e-KTP sebesar Rp5,9 triliun untuk anggota DPR periode 2009-2014.

"Konsorsium Murakabi walaupun kemudian kalah diduga sebagai Perwakilan Setya Novanto. Ini diketahui IHB adalah keluarga (Keponakan) Setya Novanto," kata Agus.

Irvanto sendiri saat ini sudah mendekam di penjara KPK karena penyidik memutuskan untuk menahannya 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)