logo rilis
Klaim Membawa Bom, 2 Penumpang Batik Air Diamankan
Kontributor
Fatah H Sidik
17 Mei 2018, 18:45 WIB
Klaim Membawa Bom, 2 Penumpang Batik Air Diamankan
Bom. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Batik Air mengamankan kedua penumpang di bandara berbeda, Rabu (16/5/2018), karena mengklaim membawa bom. Satu di antaranya, pria berinisial ET, penumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6659.

Mulanya, ET mengaku membawa bom saat melakukan pelaporan diri dan bagasi (check in) di terminal keberangkatan Bandara Internasional Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat.

"Jawaban tersebut diucapkan, setelah petugas layanan darat (ground handling) atas nama Mela meminta keterangan terhadap isi dari barang bawaan, dikarenakan bentuknya mencurigakan," ujar Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, via siaran pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Kamis (17/5).

Mela sempat mengklarifikasi hingga dua kali dan jawaban ET tetap sama. Dia lalu melaporkan kepada petugas keamanan bandara (aviation security/avsec airport), untuk proses lebih lanjut. Hal tersebut sesuai standar dan tahapan pelayanan.

Selanjutnya, ET dibawa ke Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3). "Berdasarkan hasil investigasi, bagasi tersebut tidak berisikan bom atau benda lain yang membahayakan," jelasnya. Tetapi, ET tetap menjalani proses penyelidikan atas tindakannya.

Insiden kedua terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Saat proses masuk ke pesawat (boarding), penumpang berinisial RA kepada awak kabin (flight attendant/FA) mengklaim, dirinya membawa bom.

"Untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan, kru pesawat yang bertugas  menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures)," jelas Danang. RA penumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6140.

Awak kokpit, kru kabin, petugas layanan di darat, dan petugas keamanan berkoordinasi. Hasil pengecekan ulang (screening) terhadap 151 penumpang, barang bawaan, dan kargo, tak ada bom atau barang lain yang mengancam keamanan penerbangan.

Kemudian, RA berikut bagasi dan barang bawaannya diturunkan, sebagaimana prosedur penanganan penumpang. Dia pun diserahkan kepada otoritas bandara dan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Danang menambahkan, kedua insiden tersebut tak mengganggu jadwal penerbangan. ID 6659 berangkat tepat waktu dari Bandara Lombok Praya ke Bandara Soekarno-Hatta, pukul 18.58 Wita. ID 6140 mendarat di Bandara Sulta Babullah Ternate pukul 15.35 WIT.


500
komentar (0)