logo rilis
​Kitra: Menjaga Persatuan dengan Kesejahteraan TNI-Polri, Bukan Infrastruktur
Kontributor
Fatah H Sidik
20 Mei 2018, 22:36 WIB
​Kitra: Menjaga Persatuan dengan Kesejahteraan TNI-Polri, Bukan Infrastruktur
Aksi damai Koalisi untuk Kesejahteraan TNI-Polri di bawah flyover Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (20/5/2018). Sela Harkitnas, mereka menuntut pemerintah memperbaiki kesejahteraan TNI-Polri melalui peningkatan pendapatan. FOTO: Kitra

RILIS.ID, Makassar— Koalisi untuk Kesejahteraan TNI-Polri (Kitra) kembali mengadakan aksi damai saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Minggu (20/5/2018). Aksi digelar di bawah flyover Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, sore tadi.

Koordinator Aksi Kitra, Darlin, mengatakan, kesejahteraan personel TNI dan Polri merupakan keharusan. Hal tersebut sebagai komitmen pemerintah menjaga dan merawat martabat.

"Jikalau TNI-Polri sebagai rakyat sekaligus alat negara saja Pemerintah tidak peduli nasib dan masa depannya, apalagi ratusan Juta rakyat Indonesia. Untuk itu, pemerintah harus dipaksa berpihak, fokus pembangunan manusia," ujarnya sela aksi.

Darlin menambahkan, persatuan Indonesia sebagai esensi kebangkitan hanya bisa dijaga dengan membaiknya kesejahteraan TNI-Polri. "Bukan dengan pamer kemegahan bangunan pemerintah dan kemurahan hati Investor asing," tegasnya.

Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, menurut dia, setidaknya gaji anggota TNI-Polri minimal Rp50 juta per bulan. Dirinya pun berharap, "Semoga di bulan puasa ini, kami diberi kekuatan, agar tetap konsisten menyuarakan dan menggalang dukungan rakyat semaksimal mungkin."


500
komentar (0)