logo rilis

Kisah Razan Al Najjar, Perawat yang Ditembak Mati Tentara Israel
Kontributor
Ning Triasih
04 Juni 2018, 11:45 WIB
Kisah Razan Al Najjar, Perawat yang Ditembak Mati Tentara Israel
Razan Al Najjar. FOTO: Instagram

RILIS.ID, Jakarta— Duka mendalam masih menyelimuti jalur Gaza. Seorang perawat asal Palestina, Razan Al Najjar, ditembak mati tentara militer Israel saat menolong demonstran yang terluka, Jumat (1/6) kemarin.

Keberanian Razan tentu patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, Razan meninggal di tengah aksinya menyelamatkan para korban aksi demonstrasi dengan tentara Israel di jalur Gaza. 

Namun nahas, di tengah aksi heroiknya itu, Razan malah dihujani tembakan tepat di bagian dadanya oleh tentara Israel. Seperti dilansir dari berbagai sumber, orang-orang Palestina mengatakan, Razan ditembahk dan tewas ketika menghampiri seorang pengunjuk rasa yang terluka di dekat pagar perbatasan.

Kala itu, tenaga medis 21 tahun ini telah mengangkat tangan. Tapi peluru tetap saja bersarang di dadanya. Razan ditembak saat masih mengenakan rompi paramedis. Miris, padahal ia tak membawa senjata apa pun dan tak mengancam siapa pun. Ia hanya berniat mengurusi dan mengobati para korban yang terluka.

Kepergian Razan untuk selama-lamanya lantas mendapat sorotan dari berbagai media di dunia. Banyak yang mengecam aksi tentara Israel yang tega menembak mati sukarelawan berhijab ini.

 

 

Terjun sebagai relawan terbilang baru digeluti Razan. Ia mulai bergabung sebagai tenaga medis pada 30 Maret 2018 lalu. Ia hampir setiap hari datang merawat warga sipil yang terluka, bekerja dari pukul 07.00 sampai 20.00 waktu setempat. Dalam sehari, Razan mampu menangani dan mengobati 70 orang yang terluka. Ia benar-benar total menjalankan tugasnya, bahkan meski membahayakan nyawanya sendiri.

Selamat jalan Razan Al Najjar. Semoga tengang di sisi-Nya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)