logo rilis
Kiai se-Jatim Fardhu Ain Dukung Khofifah-Emil Dardak
Kontributor
Sukma Alam
04 Juni 2018, 09:04 WIB
Kiai se-Jatim Fardhu Ain Dukung Khofifah-Emil Dardak
Calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah di makam Sunan Ampel. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo

RILIS.ID, Surabaya— Sebanyak 300 ulama dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur berkumpul untuk menyatakan dukungan kepada pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak di Ponpes Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Minggu sore (3/6/2018) kemarin.

Para ulama dan berbagai ponpes besar tersebut memastikan penguatan dan meluaskan jangkauan seruan fatwa Fardhu Ain Masayikh (kyai-kyai) yang lebih dulu dilakukan di Sampang Madura 15 Mei lalu.  Agar pada tanggal 27 Juni 2018 nanti memilih Paslon Khofifah-Emil Dardak di TPS masing-masing.

“Acara ini adalah Holaqoh bersama para ulama, bersama Ibu Khofifah Indar Parawansa dan memilih draft Fatwa Fardhu Ain yang akan dibahas untuk dipilih salah satu,” kata KH Asep Saefudin Chalim.

Setelah itu akan ada tanda tangan semua ulama agar keraguan masyarakat itu bisa hilang dengan fatwa ini, bahwa semua ulama di Jawa Timur hanya mendukung satu paslon saja. 

Alasan dari keluarnya fatwa Fardhu Ain memilih Khofifah-Emil ini tidak sembarangan keluar. Sejumlah ulama bahkan melakukan sholat Istiqoroh terlebih dulu sebelum membuat keputusan. 

Alasan Fatwa Fardhu Ain ini keluar berdasar beberapa alasan. Di antaranya adalah rakyat Jawa Timur sebagai bagian dari bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan amanat kemerdekaan. Yaitu terwujudnya kehidupan yang maju, adil dan makmur. Kaitannya dengan pilgub Jawa Timur ini, paslon Khofifah-Emil memenuhi persyaratan untuk mewujudkannya Jawa Timur adil dan makmur. 

“Khofifah-Emil ini jujur, dapat dipercaya, bisa membuat program, gagasan, perencanaan untuk mewujudkan Jatim Adil dan Makmur, dan lebih baik dari paslon yang lain,” sebut Kyai Asep yang ditemani Kyai Hisyam Syafaat, Kyai Haji Suyuti (Bangkalan), KH Jamaludin (Probolinggo) dan beberapa kyai Khos (besar) lainnya. 

Selain para ulama, kyai, hadir juga para bu Nyai. Seperti Bu Nyai Masruroh Wahid, Bu Nyai Mahfudoh, Bu Nyai Hamid Manan dan sebagainya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)