Home » Elektoral

Kiai Kampung Harap Isu Agama Tak Dipakai di Pilgub Jatim

print this page Selasa, 7/11/2017 | 17:23

RILIS.ID, Surabaya— Forum Komunikasi Kiai Kampung Jawa Timur (FK3JT) meminta agar kandidat calon gubernur (Cagub) dan tim sukses tak menggunakan isu agama dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. 

Dikhawatirkan, jika hal itu dilakukan akan memunculkan keresahan di masyarakat, terutama warga nahdliyin di Jatim.

"Saya memohon agar isu agama tidak ditarik dan digulirkan dalam Pilgub Jatim," kata ketua FK3JT Fahrur Rozi pada Selasa (7/11/2017).

Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk kritik terhadap juru bicara tim 9 KH Asep Saifuddin Chalim yang menyatakan memilih Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim hukumnya fardlu ain atau wajib.

Dia menilai, pernyataan itu menimbulkan keresahan di kalangan nahdliyin, terutama bagi pemilih yang mendukung kandidat lain di Pilgub Jatim.

"Saya mohon agar pernyataan itu ditarik karena sudah meresahkan umat Islam," tambahnya.

Pria yang akrab disapa Gus Fahrur itu tidak mempermasalahkan dukungan KH Asep Saifuddin Chalim untuk mendukung Khofifah. Pasalnya, dukungan itu adalah hak konstitusi yang dijamin dalam undang-undang.

"Kalau kami menilai kalau dia mendukung calon lain silahkan, tapi jangan bawa bawa agama," tambahnya.

Sekadar diketahui, FK3JT jauh-jauh hari menyatakan dukungan kepada pasangan Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas. Keduanya didukung karena dianggap representasi kader nahdliyin terbaik di Jatim.

Sementara, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim menyatakan mendukung Khofifah Indar Parawansa.

Penulis Budi Prasetyo
Editor Sukarjito

Tags:

Pilgub JatimKhofifah Indar Parawansa

loading...