Home » Elektoral

Khofifah 'Ngotot' Maju Pilkada Jatim, Apa Tanggapan PKB?

print this page Minggu, 5/11/2017 | 18:02

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma


RILIS.ID, Surabaya— Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghormati keputusan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018. Namun, PKB lebih senang, jika Nahdlatul Ulama (NU) memunculkan satu kandidat agar tak pecah.

"Kita sudah berusaha agar tidak pecah. Tetapi, karena itu hak politik, maka saya persilakan," ujar Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, usai menghadiri acara pelatihan kapasitas dan penguatan kaum disabilitas di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (5/10/2017).

Baca: Pilkada Jatim, Menteri Khofifah Minta Didoakan

Cak Imin, sapaannya, pun mengimbau kontestan yang bertarung dalam Pilkada Jatim bersaing sehat. Sehingga, potensi konflik horizontal bisa dihindari. "Kami berharap nantinya bisa bermain cantik dan tidak ada bentrok," harapnya.

Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini turut meminta masyarakat menghormati perbedaan pandangan. Satu diantaranya, keputusan PKB mengusung Wakil Gubernur Saifullah Yusuf dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas. 

"Kita sudah dua kali usung Khofifah. Saya kira, perbedaan pendapat biasa. Kalau ada perbedaan pandangan, ikuti yang ada," pinta Cak Imin. PKB mengusung Menteri Khofifah pada Pilkada Jatim 2008 dan 2013.

Penulis Budi Prasetiyo
Editor Fatah H Sidik

Tags:

Pilkada JatimPKBMuhaimin IskandarKhofifah Indar Parawansa

loading...