logo rilis
Khofifah Diyakini Raih Dukungan Kuat dari Muslimat NU
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
30 Maret 2018, 21:00 WIB
Khofifah Diyakini Raih Dukungan Kuat dari Muslimat NU
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Ahmad Hasan Ubaid, meyakini calon gubernur Khofifah Indar Parawansa akan meraih dukungan yang kuat dari organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Pilkada Jawa Timur. Apalagi, Khofifah juga masih memimpin organisasi tersebut.

"Karena Bu Khofifah masih menjabat sebagai ketua umum di Pimpinan Pusat Muslimat NU, maka bisa menjadi kendaraan yang sangat kuat untuk mendulang suara dari segenap anggotanya," kata Ahmad di Surabaya, Jumat (30/3/2018).

Dia kemudian memberikan contoh saat Pilkada Jatim dua periode sebelumnya. Saat itu, dukungan terbanyak untuk Khofifah datang dari para anggota Muslimat NU Jatim.

Ahmad kemudian membandingkan dengan lawan Khofifah di Pilkada Jatim 2018, yaitu Saifullah Yusuf, atau akrab disapa Gus Ipul, yang pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, yang juga sama-sama sayap organisasi NU.

"Gus Ipul sudah lama tidak lagi menjabat Ketua Umum GP Ansor. Sehingga saat ini sulit mendapat dukungan penuh dari segenap anggota GP Ansor di Jawa Timur," ujarnya.

Hasan memprediksi, GP Ansor di Jatim akan terpecah suaranya di pilkada tahun ini yang hanya diikuti oleh dua pasangan calon gubernur dan sama-sama berasal dari kader NU tersebut.

Pilkada Jatim 2018 dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni mendatang. Khofifah Indar Parawansa yang berpasangan dengan Emil Dardak diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Golkar, Nasdem, PPP, PAN dan Hanura. Sementara, Gus Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno diusung oleh koalisi PDIP, PKB, PKS dan Gerindra.

Sumber: Antara


komentar (0)