logo rilis

Ketua WP KPK: Pegawai Mengundurkan Diri Bukan Kalah pada Korupsi
Kontributor
RILIS.ID
28 November 2019, 13:30 WIB
Ketua WP KPK: Pegawai Mengundurkan Diri Bukan Kalah pada Korupsi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Jakarta— Ketua wadah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Harahap menegaskan, adanya pegawai KPK yang mengundurkan diri bukan pertanda KPK kalah dalam memberantas korupsi. Ini mengingat munculnya sejumlah polemik dalam revisi UU KPK yang baru. Salah satunya menjadikan para pegawai lembaga antirasuah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) alias PNS.

"Bahwa saya sudah menyampaikan kepada keluarga besar pegawai KPK dalam setiap kesempatan agar bertahan seberat apapun perjuangan yang dihadapi. Jangan menyerah karena kita pernah melewati hari-hari yang lebih buruk di masa lalu ketika pimpinan-pimpinan kita dikriminalisasi atau bang Novel yang seumur hidup kehilangan matanya demi memberantas korupsi besar," kata Yudi di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Ia mengonfirmasi memang betul adanya sejumlah pegawai yang lebih memilih mengundurkan diri pasca UU KPK yang baru berlaku. Kendati begitu, Yudi menyampaikan bahwa pengunduran diri pegawai tidak bisa dilarang mengingat sudah hak masing-masing pegawai.

Ia pun berharap agar dimanapun eks pegawai KPK berada akan menjadi agen-agen berintegritas dan antikorupsi di tempat baru.

"Benar bahwa ada pegawai KPK yang mengundurkan diri namun itu merupakan hak mereka apalagi sudah mendapatkan tempat kerja yang bagus untuk mengaplikasikan ilmu dan pengalaman mereka dalam memberantas korupsi,"ujarnya.

Menurut Yudi, dua orang pimpinan yang baru sudah datang ke KPK dan menyampaikan akan bekerjasama dengan wadah pegawai KPK.

"Tentu saja pegawai KPK ketika memimpin yang tentu saja hal ini positif bagi perjuangan kita menolak pelemahan KPK," papar Yudi.

Sementara itu ia pun menaruh harap dimana saat ini 3 pimpinan KPK bersama tokoh-tokoh bangsa tengah berjuang dalam jalur konstitusi untuk menggugat revisi UU KPK.

"Kita berharap hasilnya baik dengan dicabutnya UU tentang revisi UU KPK oleh MK," Tegasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan sedikitnya sudah ada tiga pegawai KPK yang mengundurkan diri karena menolak menjadi ASN. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPR kemarin, Rabu (27/11).

"Yang mengajukan mundur sudah tiga orang. Sisanya masih wait and see," kata Agus.

(Tari Oktaviani)

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID