logo rilis
Ketua MPR Khawatirkan Konflik Pasca Pemilu 17 April, Kenapa?
Kontributor
Nailin In Saroh
22 Maret 2019, 23:45 WIB
Ketua MPR Khawatirkan Konflik Pasca Pemilu 17 April, Kenapa?

RILIS.ID, Lampung— Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengaku tidak khawatir dengan panasnya suasana politik menjelang Pemilu Serentak pada 17 April 2019 mendatang. 

Sebab, menurutnya, titik rawan konflik dalam pemilu ini adalah sesudah hari pencoblosan selesai. Terutama, kata dia, jika hasil pemungutan suara bedanya tipis.

"Saya tidak khawatir dari hari ini sampai 17 April nanti tetapi tanggal 20 itu yang saya khawatirkan. Jika hasilnya beda tipis dan keduanya mengklaim sama-sama menang," ujarnya di Lampung, Jumat (23/3/2019) malam.

Untuk itu, sambung Zulkifli, kecurangan dalam pemilihan umum harus dijadikan sebagai musuh bersama. Baik itu kepada penyelenggara dan pihak kepolisian serta Tentara Negara Indonesia (TNI) untuk berlaku netral.

"Karena syarat pemilu itu damai itu sebagaimana Pasal 22E ayat 1 UUD 1945 Amandemen bahwa pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," jelasnya.

Hal ini juga berlaku untuk media mainstream yakni bermain sesuai dengan perannya. "Bolehlah berpihak (tetapi jangan seperti) tim sukses yang over," tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Pasalnya, bila mainstream berlaku seperti tim sukses maka yang terjadi, kata Zulkifli, publik akan lebih percaya media sosial. "Dan jangan salahkan media sosial bermanuver," jelasnya. 

Untuk itulah, dalam waktu yang tinggal puluhan hari ini, kata Zulkifli, sebaiknya media memberikan konten-konten yang lebih menyejukan. "Janganlah membuat provok," tandasnya. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID