Home » Peristiwa » Dunia

Ketua MPR Kecam Keras Tindakan Trump soal Yerusalem

print this page Kamis, 7/12/2017 | 14:26

Ketua MPR Zulkifli Hasan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta—  Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendukung pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dinilai dapat membahayakan proses perdamaian di Timur Tengah.

 "Saya mengecam keras keputusan Presiden Donald Trump yang gegabah ini," kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) Kamis (3/12/2017) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mendukung dan mengakui pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Keputusan ini memicu reaksi keras dari komunitas muslim di seluruh dunia.

Menurut Zulhas, sapaan akrabnya, bangsa Indonesia wajib mengecam keputusan Trump ini karena bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945. 

"Amanat UUD 1945 jelas menentang penjajahan di muka bumi karena bertentangan dengan prikemanusiaan dan prikeadilan," tegas Zulhas.

Zulhasan menambahkan, sikap Trump itu berarti mendukung penjajahan, dan karenanya wajib ditentang, bukan hanya oleh umat Islam tapi seluruh bangsa Indonesia.

Ketum PAN itu menyadari, umat Islam pasti kecewa dengan persoalan ini, termasuk umat Islam Indonesia. Tetapi, dia mengingatkan, agar umat Islam Indonesia tidak berbuat anarkis. 

"Serahkan kepada pemerintah untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas," pungkas Zulhas.

Penulis Zul Sikumbang
Editor Sukma Alam

Tags:

Zulkifli HasanKonflik Palestina Israel