logo rilis
Ketua MPR Ingatkan Dokter untuk Layani Masyarakat Tak Mampu
Kontributor
Yayat R Cipasang
21 April 2018, 23:43 WIB
Ketua MPR Ingatkan Dokter untuk Layani Masyarakat Tak Mampu
Ketua MPR Zulkifli Hasan. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Perkumpulan Dokter yang tergabung dalam Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) memilih dan mengangkat Ketua MPR Zulkifli Hasan sebagai Anggota Dewan Kehormatan PDUI. Zulkifli juga mengigatkan dokter untuk melayani masyarakat yang tidak mampu.

"Sebagai pejabat negara Pak Zul berkomitmen untuk menerima aspirasi dari dokter umum. Kami ke MPR beliau terima dengan terbuka. Hari ini pun beliau bersedia hadir," kata Ketua PDUI Abraham dalam Acara Temu Ilmiah Tahunan IX dan Mukernas PDUI di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Ia mengapresiasi kehadiran Ketua MPR untuk membuka Mukernas PDUI. "Dalam 10 tahun PDUI ini baru sekarang dihadiri dan dibuka oleh Ketua MPR," ujarnya.

Abraham juga meminta persetujuan peserta Mukernas untuk memasukkan Ketua MPR Zulkifli Hasan menjadi anggota Dewan Kehormatan PDUI. "Apakah disetujui?" tanyanya. "Setuju...," jawab peserta.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan negara harus berpihak pada rakyat yang tidak mampu dan sulit mendapatkan layanan kesehatan.

"Keberpihakan pada rakyat yang lemah dan tak berdaya itu amanat konstitusi. Pemerintah harus tunduk pada konstitusi," kata Zulkifli 

Keberpihakan lainnya lanjut Zulkifli adalah berpihak pada rakyat Indonesia termasuk tenaga kerja Indonesia yang menjadi dokter.

"Keberpihakan itu tidak boleh ditawar-tawar lagi. Apa yang bisa dikerjakan dokter-dokter Indonesia, tidak perlu impor tenaga kerja dari luar. Muliakan dokter anak negeri sendiri," jelasnya.

Zulkifli memberi contoh lain yaitu tidak boleh rumah sakit menolak pasien yang tidak memiliki uang sehingga menyebabkan pasien tidak tertolong. 

"Itu melanggar misi dan sumpah Indonesia merdeka yaitu melindungi segenap tumpah darah Indonesia," tutupnya.


500
komentar (0)