logo rilis
Ketua KPK Harap Deputi Penindakan yang Baru Tingkatkan OTT
Kontributor
Tari Oktaviani
06 April 2018, 16:24 WIB
Ketua KPK Harap Deputi Penindakan yang Baru Tingkatkan OTT
Agus Rahardjo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, berharap agar Deputi Penindakan KPK yang baru, Brigjen (Pol) Firli, mampu meningkatkan penanganan perkara di lembaganya.

Menurut Agus, setidaknya harus menyamakan dengan prestasi yang dilakukan oleh Heru Winarko.

"Yang saya harapkan kinerja Pak Firli akan jauh lebih baik. Dalam kepemimpinan kami Pak Heru paling enggak memecahkan rekor OTT dan peningkatan penanganan perkara dan kordinasi di daerah berjalan baik. Itu perlu diteruskan. Jadi itu yang saya harapkan kinerja harus ditingkatkan," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Ia juga berpesan kepada Firli, untuk bisa menyesuaikan dengan kerja-kerja di KPK. Pasalnya menurut Agus, kerja di Kepolisian dengan di KPK sudah pasti berbeda.

"Saya ingin berpesan pada Pak Firli selamat datang di KPK. Pasti situasi kerjanya jauh berbeda. Kalau di instansi dulu mudah perintah ini itu kalo disini check and balances terus berjalan," harapnya.

Tak hanya itu saja, Firli juga diminta untuk membangun jaringan. Kemudian ia juga mengharapkan Firli untuk menerapkan sistem penindakan terintegrasi dengan pencegahan.

"Kita sudah menetapkan namanya pencegahan dan penindakan bersistem terintegrasi. Kerja Pak Firli dengan Pak Pahala sebagai deputi pencegahan harus dekat betul supaya kalau ada OTT Pak Pahala harus temui Pak Firli untuk apa yang harus diperbaiki jadi sistem pencegahan berintegritas," paparnya.

Sebelumnya, Brigjen Pol Firli akhirnya dilantik sebagai Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Heru Winarko.

Selain Firli, pejabat internal KPK Supardi juga dilantik sebagai Direktur Penuntutan KPK. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK. Keduanya membacakan sumpah jabatan yang dituntun langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya untuk setia dan taat kepada NKRI bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang saya tahu atau patut dapat mengiria bahwa ia menpunyai hal yang bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya," ucap Firli dan Supardi saat membacakan sumpah dengan diikuti dua pejabat itu, Jakarta, Jumat (6/4).

Mereka juga bersumpah untuk mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi ataupun suatu golongan.

"Bahwa dalam mengerjakan pekerjaan dan janatan saya senantiasa mengutamakan kepentingan negara dibanding kepentingan saya sendiri, seseorang atau golongan. Bahwa saya akan menjunjung tinggi kehormatan negara. Saya akan bekerja jujur dengan tertib, dan hormat demi kepentingan negara," tutur mereka.

Usai disumpah jabatan, kedua pejabat itu juga diminta untuk membacakan Pakta Integritas. Keduanya diminta untuk berkomitmen dalam menjalankan tugasnya masing-masing selama di KPK.

Editor: Taufiqurrohman


500
komentar (0)