logo rilis
Ketua DPR: Kemendikbud Jangan Buru-buru Terapkan Zonasi Guru 
Kontributor

31 Agustus 2018, 12:00 WIB
Ketua DPR: Kemendikbud Jangan Buru-buru Terapkan Zonasi Guru 
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk tidak terburu-buru dalam menerapkan zonasi guru berstatus Pegawai Negeri Sipil di seluruh Indonesia.

"Kemendikbud untuk memberikan penjelasan mengenai rencana penerapaan sistem zonasi terhadap guru PNS di seluruh wilayah Indonesia. Jangan terburu-buru menerapkan sistem tersebut sebelum memiliki data yang valid,” katanya di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Legislator Golkar tersebut mengatakan, Kemendikbud harusnya menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan survei tentang ketersediaan dan kebutuhan guru. 

Selanjutnya, lanjut Bamsoet, begitu ia akrab disapa, hasil survei itu menjadi data pegangan untuk merumuskan kebijakan. 

“Termasuk melakukan pemetaan mendalam dan dan memvalidasi jumlah guru di setiap daerah agar sistem kelak berjalan secara efektif saat diterapkan,” tuturnya. 

Lebih lanjut Bamsoet juga mendorong Kemendikbud melakukan evaluasi dan perbaikan atas sistem zonasi yang sudah diterapkan pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) beberapa waktu lalu untuk dibandingkan dengan kebijakan tentang pemerataan guru.

“Agar kelemahan yang terjadi pada sistem zonasi PPDB tidak terjadi pada sistem zonasi guru PNS jika rencana tersebut diterapkan,” harapnya.

Bamsoet kembali mengingatkan Kemendikbud untuk memperhatikan unsur geografis dan mendorong perbaikan infrastruktur untuk sekolah yang berada di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T). 

“Ini juga demi mendukung sistem zonasi PPDB dan zonasi guru,” cetusnya.
 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID