logo rilis
Ketimbang Lontarkan Ancaman, Pemuda Muslimin Minta Luhut Fokus Bekerja
Kontributor
Tio Pirnando
21 Maret 2018, 17:53 WIB
Ketimbang Lontarkan Ancaman, Pemuda Muslimin Minta Luhut Fokus Bekerja
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Panjaitan. FOTO: RILIS.ID/Ainul Ghurri

RILIS.ID, Jakarta— Sekretaris Jenderal PB Pemuda Muslimin Indonesia Evik Budianto menyarankan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan agar fokus bekerja daripada memberikan tanggapan apalagi mengancam akan membongkar dosa-dosa dari manta Ketua MPR RI Amien Rais.

Menurutnya, sangat tidak etis jika purnawirawan militer bintang tiga itu memberikan respons yang berlebihan terhadap sebuah kritikan. Karena, era demokrasi ini masyarakat bebas memberikan kritik pada kinerja pemerintah, namun dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Kurang etis saja kalau Pak Luhut bereaksi berlebihan apalagi dengan ancaman. Fokus saja bekerja saja enggak usah sibuk nanggapin kritikan masyarakat," ujarnya kepada rilis.id, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Evik menyarankan, jika pemerintah menganggap kritikan Amien Rais itu tidak benar, lebih baik Menko Maritim Luhut Panjaitan melakukan dialog. Apalagi kritikannya yang menyebut program  pembagian sertifikat tanah oleh pemerintah hanya sebuah kebohongan bahkan mengibuli rakyat, cukup keras. 

Dalam dilaog itu, kata Evik, Luhut maupun Amien nanti memaparkan data-data dengan lengkap. Tujuannya agar masyarakat dapat memahami sampai dimana program pemerintah dalam pembagian sertifikat tanah dan apa landasan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengritik pemerintah pemerintahan yang dianggap berbohong.

"Lebih elegan jika melakukan dialog sodorkan data-data biar masyarakat yang menilai mana yang benar dan yang salah," tutas dia.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)