logo rilis

Ketika Parpol Gagal Jaga Hubungan dengan Media Massa
Kontributor
Sukma Alam
12 Januari 2018, 18:52 WIB
Ketika Parpol Gagal Jaga Hubungan dengan Media Massa
Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Gajah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad. FOTO: RILIS.ID/Sukma Alam

RILIS.ID, Jakarta— Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Gajah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad mengungkapkan, media massa merupakan salah satu faktor partai politik (Parpol) dicap buruk oleh publik. 

"Ini berkaitan dengan media relations karena pengelola Parpol menganggap sudah tidak terlalu penting menjaga hubungan media, atau juga tidak punya duit, tidak cukup dananya. Itu menjadikan relasi dengan media tidak cukup baik. Dampaknya ke masyarakat," ujar Nyarawi dalam forum diskusi #RilisCorner bertajuk Media dan Politik di kantor rilis.id, Pejaten Raya, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Lebih lanjut, partai politik juga tidak bisa memanfaatkan media untuk membangun citra positif. Bahkan, kata dia, partai politik lebih tertarik menyewa buzzer media sosial menjelang pemilu.

"Partai belum bisa memanfaatkan media massa dengan baik, kalau Anda lihat partai yang mana? Itu juga cuma Pilpres saja, itu juga buzzer yang membuat akun-akun media sosial," tambahnya.


#Partai Politik
#Media Massa
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)