logo rilis
Kerja Sama Pariwisata Indonesia-India Diyakini Bakalan Meningkat
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
25 Mei 2018, 10:17 WIB
Kerja Sama Pariwisata Indonesia-India Diyakini Bakalan Meningkat
Menpar Arief Yahya dan delegasi India. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi.

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pariwisata, Arief Yahya, meyakini kalau kerja sama pariwisata antara Indonesia dengan India akan terus berkembang pesat. Sebab, kedua negara ini dianggap memiliki beragam kedekatan baik, dari segi sejarah dan budaya maupun jarak.  

"Tahun ini kita menargetkan 700.000 wisatawan mancanegara (wisman) dari India atau meningkat hingga 30 persen dibanding tahun 2017 sebanyak 485.000 wisman," kata Arief Yahya, Kamis (24/5/2018) malam.

Arief menjelaskan, kedekatan sejarah dan budaya antara Indonesia dengan India sudah terjalin sejak lama. Selain itu, jarak yang relatif dekat, estimasi penerbangan langsung sekisar 7 jam, bahkan hanya 3,5 jam dari Chenai ke Medan atau Aceh.

Dia menilai, pasar India mempunyai kemiripan dengan Cina, yakni sama-sama negara dengan jumlah penduduk yang besar, yaitu sebanyak 1,3 miliar. Kemudian, masyarakatnya juga menggunakan teknologi digital, serta memiliki komunitas yang kuat di seluruh dunia.

"Kita jual Hot Deals ViWI 2018 di Kepri (Kepulauan Riau) untuk menarik para traveller India yang hendak ke Singapura dan Malaysia, agar menambahkan destinasi Batam dan Bintan tempat berlibur saat weekdays dan Jakarta saat weekend dengan menikmati paket JakDeal (Jakarta Weekend Hot Deal), dengan bundling hingga 50 persen dari harga normal," ujar dia.

Untuk menyukseskan target kunjungan wisman India tahun ini, Menpar Arief pada 7 Mei 2018 yang lalu melakukan pertemuan bisnis dengan 5 perusahaan biro perjalanan wisata (travel agent) dan tour operator terbesar di India. 

Mereka adalah MakeMyTrip, Yatra, Thomascook.india, Cox & Kings, dan FCM Travel Solutions. Komitmen dari pertemuan dengan kelima perusahaan travel agent dan tour operator tersebut, adalah akan mendatangkan wisman India ke Batam dan Bintan pada tahun ini.   

India juga berkeinginan meningkatkan kerjasama dalam bidang wisata bahari dengan membuka jalur pelayaran untuk kapal pesiar dari Andaman, India ke Sabang, Aceh yang jarak tempuhnya relatif pendek sekitar 5 jam pelayaran.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


500
komentar (0)